Tak Mampu Bayar, RSUD Dr Soewandhie Tahan Mayat

avatar potretkota.com

Potretkota.com - Setelah menjalani rawat inap selama 5 hari, Fainah (56) Pasien RS Dr Soewandi, Tambak Rejo Surabaya, dinyatakan meninggal dunia dengan riwayat sakit lambung, Selasa (16/11/2021) sore.

Warga asal Ngawi Jawa Timur yang berdomisili di Jl. Setro, Tambaksari Surabaya ini, sempat mengalami kendala administrasi. Pasalnya keluarga yang tidak berkecukupan ini, harus menanggung biaya rawat inap dan pengobatan sebesar Rp 18 juta.

Baca Juga: Pembayaran 16 Ribu Pasien SKTM RSUD dr Ishak Disunat

Pihak RSUD Dr Soewandi Surabaya, melalui kasir rawat inap yaitu Dian Anggraeni menyebutkan bahwa pembiayaan wajib dibayarkan tanpa terkecuali. "Yang mempunyai keputusan pihak manajemen bagian keuangan. Kalau dibayar segitu sisanya ikut siapa? Banyak yang disini bilang nyicil tapi ga dibayar," tegasnya.

Baca Juga: Ishaq Jayabrata Tolak Joni Wahyuhadi CEO RS Pura Raharja, Syaiful Ma'arif: Lucu

Sementara, dengan keadaan terpaksa keluarga Fainah mancari uang sebesar Rp 10 juta dan sisanya dicicil. "Tadi uangnya cari utangan dan tambahan jual motor. Engga tau ini juga belum bayar ambulansnya untuk antar jenazah di Ngawi," kata Santoso anak Fainah.

Baca Juga: Rasiyo DPRD Jatim Dilaporkan, Partai Demokrat Melawan!

Hal ini pihak RS Dr Soewandi Surabaya dinilai belum berpihak kepada keluarga menengah kebawah. Karena pada sebelumnya pihak Fainah sudah berupaya minta arahan dan petunjuk, namun tetap di abaikan. "Tadi kasirnya bilang ada uang berapa pun engga apa-apa dan sisanya dicicil. Saya ada Rp 2 juta, tapi ditolak, malah ngotot minta Rp 10 juta," pungkas Mat sapaan akrab Santoso. (SA)

Berita Terbaru