Nganjuk Tegas Terima Emil Ketua Demokrat Jatim

avatar potretkota.com
(kiri) EmilDardak (kanan) Endah Sri Murtini
(kiri) EmilDardak (kanan) Endah Sri Murtini

Potretkota.com - Dengan tegas, DPC partai Demokrat Nganjuk dipastikan solid serta tak akan keluar dari barisan Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan menerima hasil keputusan Musda VI yang menetapkan Emil Elestianto Dardak sebagai ketua DPD Demokrat Jatim.

“Kami tegak lurus mengikuti arahan dan keputusan Ketum AHY,” kata Endah Sri Murtini Sekretaris DPC Demokrat Kabupaten Nganjuk. Baru-baru ini.

Baca Juga: Demi Kebaikan Warga, Praktisi Hukum Usulkan Rahmat Muhajirin dan Bupati Sidoarjo Berdamai

Bagi Endah, penetapan Emil sebagai nahkoda Demokrat Jatim telah melalui sejumlah tahapan, termasuk pertimbangan matang ketua umum, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Sehingga, hasil itu tidak perlu lagi dipersolkan. “Sejak ditetapkan mas Emil sebagai ketua DPD, kami tidak ada masalah, tidak ada gejolak, kami baik-baik saja, tidak ada kisruh-kisruh sebagaimana yang beredar, tambah Endah

Menurutnya, keputusan yang dilakukan AHY merupakan keputusan yang terbaik dan sangat tepat. Ia menyebut sosok Emil yang duduk sebagai eksekutif yakni Wagub Jatim berpotensi membangkitkan suara Demokrat. “Apalagi Mas Emil sangat peduli dengan kader di bawah. Beliau sering ngobrol dan sharing bersama kader di bawah. Saya rasa sudah pas ya, apalagi beliau duduk di eksekutif,” ujarnya.

Endah juga menyadari, perbedaan pandangan terkait hasil musda merupakan hal yang wajar. Namun, Endah mengingatkan hal lain yang lebih penting, yakni soliditas partai menghadapi pemilu 2024. "Sekarang roda kepemimpinan Jawa Timur diserahkan ke mas Emil, seyogyanya, demi kebesaran nama partai kita perlu menatap masa depan untuk persiapan 2024," tutupnya.

Untuk diketahui Ketua DPC Nganjuk, M Fauzi Irwana sempat menyebut adanya potensi kader Demokrat terbelah di Jatim akibat penunjukkan Emil Dardak. Dan salah satu perempuan Anggota DPRD Nganjuk ini menyatakan, , pihaknya belum berkomunikasi dengan Ketua DPC Nganjuk, M Fauzi Irwana.

Baca Juga: Rahmat Muhajirin Suami Mimik Idayana Laporkan Bupati Sidoarjo Subandi ke Bareskrim Polri

“Saya belum komunikasi dengan beliau (Fauzi) setelah ditetapkannya mas Emil. Tapi saya pastikan kader solid kok, gak ada gejolak, kita aman aja. Kita fokus verifikasi parpol, gak benar kalau ada gejolak lah,” ungkapnya.

Hal senada juga di utarakan anggota Fraksi Demokrat DPRD Nganjuk, Upik Kholidah Nurlaila Rohmanningtias, bahkan Upik merasa kaget mendengar rumor rencana mundurnya segelintir pengurus yang tidak jelas asal usulnya.

Upik justru memastikan, DPC Demokrat Nganjuk hingga saat ini baik-baik saja. "Kalau saya pribadi dan teman-teman di partai tidak ada itu pindah-pindah partai. Kita tegak lurus patuh sama pak ketum,” sambungnya.

Baca Juga: Partai Demokrat Jatim Nilai Rasiyo Turut Selamatkan RS Pura Raharja

Seperti diketahui, pada Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Demokrat Jawa Timur yang digelar di Surabaya beberapa waktu lalu menuai kontrofersi. Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) telah memutuskan untuk memilih Emil Elistianto Dardak sebagai Ketua DPD Demokrat Jatim. (Icus)

Padahal, di Musda yang berlangsung pada Kamis, 20 Januari 2022 itu Emil hanya meraih dukungan sebanyak 13 DPC Partai Demokrat. Sedangkan dukungan untuk Bayu Airlangga mencapai 25 DPC se-Jawa Timur. (Icus)

Berita Terbaru