Kemacetan Panjang Saat Perayaan Lebaran Topat

avatar potretkota.com
Kondisi macet saat perayaan lebaran Topat di Batu Layar.
Kondisi macet saat perayaan lebaran Topat di Batu Layar.

Potretkota.com - Obyek wisata Senggigi Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) masih menjadi primadona warga masyarakat Lombok untuk berwisata dalam merayakan tradisi lebaran Topat (Ketupat). Akibatnya kemacetan panjang kendaraan yang menuju sejumlah tempat wisata dan makam keramat yang berada di Batu Layar, tersebut.

Kasat Lantas Polres Kabupaten Lombok Barat, IPTU Agus Rachman mengatakan, untuk mengantisipasi kemacetan panjang, Polres Lombok Barat menerjunkan sebanyak 154 personil yang di backup dari Direktorat Polda NTB bersama Satpol PP dan Dinas Perhubungan untuk mengurai kemacetan di sejumlah titik masuk tempat wisata.

Baca Juga: Kolektor Keturunan Tionghoa Punya 1000 Lebih Keris Pusaka

"Situasi arus lalu lintas sudah ada peningkatan terpantau ramai lancar yang di dominasi oleh kendaraan roda dua yang berkunjung ke tempat wisata yang berada di Batu Layar, wilayah Lembar, Labuapi dan Sekotong," kata Agus, Senin, (09/05/2022).

Selain karena tradisi lebaran Topat diadakan oleh Pemerintah Daerah Lombok Barat, kemacetan yang terjadi juga didominasi oleh antusiasme warga masyarakat yang hendak mengunjungi tempat wisata dan makam keramat saat lebaran Topat.

"Khususnya di makam Batu Layar terjadi lonjakan volume kendaraan yang sangat signifikan," ujarnya.

Baca Juga: Semarak HUT RI ke 80 di Rungkut Kidul, Lurah: Luar Biasa

Untuk mengatasi kemacetan personel gabungan dari Satlantas Polres Kabupaten Lombok Barat memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan menyiapkan kanalisasi menggunakan brigade pemisah lajur antara yang masuk dan yang keluar.

"Adapun rekayasa lalu lintas yang kami siapkan, untuk di pintu-pintu masuk daerah wisata kami siapkan kanalisasi menggunakan brigade pemisah lajur antara yang masuk dan yang keluar guna menghindari kemacetan arus lalu lintas di wilayah khususnya di batu layar," jelasnya.

Baca Juga: Keris Pusaka Presiden Prabowo Subianto Dipamerkan di Surabaya

Selain itu untuk mengantisipasi arus balik kendaraan, petugas akan melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan kendaraan di simpang empat Montong, ke arah Desa Sandik, Kecamatan Gunungsari, dan akan memberlakukan runway.

"Rencana kami antisipasi balik kanan atau bubaran pengunjung wisata dari giat tradisi lebaran Topat ini, simpang empat Montong kami akan alihkan menuju ke arah Sandik, Gunungsari, sehingga kami akan berlakukan runway satu arah atensi arus dari arah utara ke arah selatan," pungkas Agus. (MA)

Berita Terbaru