Video Call Sex ASN Asal Lombok Utara Diselidiki

avatar potretkota.com
Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto S.I.K., M.Si
Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto S.I.K., M.Si

Potretkota.com - Seorang wanita berinisial RA yang berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Lombok Utara Nusa Tenggara Barat (NTB) melaporkan seorang pria ke Polda NTB atas perbuatan pemerasan usai video call sex dengan seorang pria, Kamis (9/6/2022).

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto S.I.K., M.Si mengatakan, RA datang sebagai korban. Karena yang bersangkutan mengaku menjadi korban pemerasan. "Kemarin RA sudah melapor ke Polda melaporkan tentang bahwa yang bersangkutan menjadi korban pemerasan melalui video tersebut," ujarnya.

Baca Juga: DPR RI Akan Bentuk Lembaga Independen Pengawas ASN

Dikatakan dari laporan, yang bersangkutan ke pihak kepolisian sampai dengan saat ini tengah ditangani dan laporannya sudah diterima oleh Direktorat Kriminal Khusus, khususnya di siber.

" Apa motif dan hubungan keduanya bagaimana sehingga terjadi kasus video call sex. Sedang kita tindak lanjuti kasus tersebut. Ini sedang kita selidiki siapa laki-laki tersebut karena ini butuh kemampuan teknologi untuk melacak yang bersangkutan," terang Artanto.

Disisi lain, kegiatan video call sex ini belum bisa dipastikan sudah sering terjadi atau baru pertama kali ini. Artanto tidak mengetahui secara detail kasus pemerasan yang pasti, termasuk ada uang yang diminta ke korban agar video itu tidak tersebar. Dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil sejumlah saksi untuk mendalami kasus tersebut.

Baca Juga: Terindikasi Maladminitrasi Seleksi PPPK di Dinas Pemprov Jatim

"Kan pemerasan itu perlu komunikasi antar RA dengan laki-laki tersebut, sehingga akibatnya terjadi kasus pemerasan tersebut. Saat ini sedang kita lakukan penyelidikan lebih dalam, karena kemarin baru laporan dan pihak kepolisian baru melakukan penyelidikan," jelas Artanto.

Sementara itu, dalam video call sex berdurasi 05:10 detik itu, mempertontonkan diduga oknum pejabat berinisial RA. Oknum tersebut memperlihatkan bagian dada disertai alat vital pria pasangan VCSnya tersebut. Video juga disertai dengan narasi yang memojokkan terduga sekaligus sejumlah foto-foto yang bersangkutan.

Sebelumnya Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Anding Duwi Cahyadi mengungkapkan, tim disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) sedang menyelidiki video yang tengah viral tersebut.

Baca Juga: Sial, Gadis ini Pacaran Online Tapi Video Syurnya Disebar Kekasih

Pemda tengah berproses melakukan pemanggilan dan klarifikasi terhadap yang bersangkutan. Sebab, sampai saat ini belum diketahui apakah video tersebut benar atau tidak pun demikian yang ada didalam video.

"Oknum ini sudah melapor ke Polda dari sisi Hukum dan kami juga bergerak nanti kita menunggu kesimpulan dari Polda bagaimana, apalagi ini berkaitan dengan pelanggaran ITE," ujarnya. (MA)

Berita Terbaru