Pesona Tanjung Gaang Tarik Petapa Malaysia Semedi

avatar potretkota.com
Pesona Tanjung Ga’ang Bawean Gresik
Pesona Tanjung Ga’ang Bawean Gresik

Potrekota.com - Tanjung Gaang wisata menakjubkan yang ada di Pulau Bawean Kabupaten Gresik, tepatnya berada di Desa Kumalasa, Dusun Tanjung Kima. Pesona alamnya sangat asri, menjadikannya sebagai tempat liburan yang layak dinikmati. Dengan suguhan pantai dikelilingi bukit, deretan tebing, goa, batu karang, dan pemandangan bawah air laut. Tak heran para pengunjung yang datang terpesona dengan keindahan panorama yang ada.

Perairannya yang jernih menegaskan keasrian wisata alam Tanjung Gaang masih terjaga dengan baik, pemandangan bawah air yang menampakan kehidupan laut menjadi daya tarik utama destinasi wisata alam satu ini.

Baca Juga: Kopling Sawah, Bisnis Sederhana di Pasuruan Untung Jutaan Rupiah

Selain wisata alam yang menakjubkan, penduduk lokal setempat juga sangat ramah tamah terhadap wisatawan yang berkunjung.


pengunjung saat di Gua Tanjung Ga'ang/@bawean_cantik

Baca Juga: Bisnis Vila Tretes Jelang Malam Tahun Baru 2026 Meredup

Untuk bisa sampai ke Tanjung Gaang, pengunjung tidak perlu khawatir karena terdapat dua jalur yang bisa dipilih yaitu, jalur darat dan jalur air. Dengan jalur darat pengunjung bisa menggunakan sepeda motor, sedangkan jalur air pengunjung bisa menyewa perahu yang telah disediakan di lokasi Tanjung Gaang.

Dibalik keindahan Tanjung Gaang ada fakta menarik yang jarang diketahui oleh orang-orang. Gua ini pernah menjadi tempat singgah dan bersemedinya petapa dari Malaysia. "Sekitar tahun 1995 pernah ada petapa dari Malaysia yang di panggil dengan sebutan pak cik, saya menemani pak cik bersemedi di Gua Tanjung Gaang," ujar Abdul Aziz selaku juru kunci Tanjung Gaang,

Baca Juga: Pelindo Perkuat Desa Penglipuran sebagai Model Wisata Berkelanjutan

Menurut Abdul Aziz, petapa dari Malaysia tau Gua Tanjung Gaang dari temannya Tenaga Kerja Indonesia. (TKI). "Pak cik bisa sampai ke Gua Tanjung Gaang ini di beritahu oleh temannya asli Bawean yang sempat merantau ke Malaysia, karena orang bawean banyak yang bekerja merantau ke Malaysia," pungkasnya. (Nurita Sari)

Berita Terbaru