Aktivis dan Warga Sweeping Dump Truck Tambang di Jalan Raya Pasrepan

avatar potretkota.com

Potretkota.com - Sejumlah aktivis dari Aliansi Masyarakat Cinta Damai (AMCD) dan puluhan warga menggelar unjuk rasa di depan Kantor Kecamatan Pasrepan, Pasuruan. Selain itu, mereka juga melakukan aksis sweeping menghentikan sejumlah kendaraan damtruk pengangkut sirtu di depan ruas jalan raya Paserpan, Selasa (14/02/2023).

Aksi aktivis AMCD yang tergabung Persatuan Organisasi Rakyat untuk Transparansi & Advokssi Lingkungan (Portal) dan warga tersebut dilakukan mengingat truk-truk pengangkut sirtu semakin liar melintas dijalan, sehinggga merusak jalan raya yang ada di Pasrepan.

Baca Juga: Hakim PN Surabaya Keluhkan Pendemo Bawa Sound Besar 

Ketua AMCD Hanan mengatakan, aksi unjuk rasa di depan Kantor Kecamatan hingga melakukan sweeping sejumlah kendaraan damtruk pengangkut sirtu tersebut sebagai bentuk keprihatinan. Karena banyaknya lalu lalang damtruk muatan berat itu menyebabkan jalan rusak.

Disamping itu, adanya damtruk dari tambang galian C tersebut menyebabkan banyak terjadinya kecelakaan. Sebab damtruk muatan sirtu tersebut materialnya berceceran dijalan dan dibiarkan sehingga pengguna jalan kendaraan roda dua maupaun roda empat terpereset. Dan itu fakta pernah terjadi.

Baca Juga: Demo Gerakan Pemuda Demokrasi di Kantor Demokrat Jatim Batal

Tidak hanya itu, pada tahun kemarin, damtruk besar pengangkut sirtu pernah mengalami kecelakaan rem blong dan menabrak puluhan rumah warga. "Atas itulah sejumlah warga geram adanya truk-truk tambang melintas di jalan Paserpan," kata Hanan.

Hanan menuntut Aparatur Penegak Hukum (APH) maupun pemerintah daerah Kabupaten Pasuruan menghentikan tambang-tambang yang menyalahi aturan yang ada. Karena kalau tidak, kami bersama warga akan melakukan aksi kembali di jalan. "Tidak hanya itu, kami juga telah melaporkan tambang ilegal ke Polres Pasuruan hingga Bareskrim Mabes Polri. Mereka yang melanggar aturan harus ditindak dan diproses hukum," ungkapnya.

Baca Juga: Kapolres Pimpin Doa Aksi Unjuk Rasa Petani Desa Sumberanyar

Sementara, Camat Pasrepan Sudirman tidak banyak bicara adanya aksi ini. "Kami mendukung langkah warga dan sejumlah aktivis dan warga dalam tuntutan menertibkan dan menutup tambang mana saja yang tergolong tambang ilegal," singkatnya. (Mat)

Berita Terbaru