Potretkota.com - Pujiono (47), seorang sopir taksi online menjadi korban pembegalan dikawasan Jalan Gunung Anyar Tambak Surabaya. Akibatnya, selain mengalami luka tusuk dileher, mobil nopol L-1867-CAS juga rusak.
Menurut Hanafi saksi mata, korban Pujiono sempat diturunkan ditengah jalan dengan luka tusukan sambil meminta tolong. Mobil yang sempat dibawa kabur oleh pelaku bernama Maria Livia akhirnya dihadang. “Mobilnya saya hadang dengan mobil perusahaan,” ucapnya, Selasa (1/10/2024).
Baca Juga: Setahun Polisi Tangkap Suami Istri Pelaku Begal Ibu Hamil di Pasuruan
Sementara, Kapolsek Gunung Anyar Polrestabes Surabaya, IPTU S. Harsya Fahroni menegaskan, pelaku berangkat dari Jalan Mulyosari menuju Jalan Gunung Anyar Surabaya dengan memesan taksi online lewat aplikasi.
Baca Juga: Polres Pasuruan Ungkap Tiga Kasus Kriminal yang Meresahkan Warga
“Sesampainya di Gunung Anyar, pelaku tiba-tiba menjerat leher korban dengan tali tas miliknya. Karena korban memberontak, pelaku akhirnya mengeluarkan pisau dapur yang sudah dibawanya dari rumah, kemudian menusukkan ke leher korban berkali-kali hingga korban tak berdaya. Setelah itu korban dipaksa turun di tengah jalan, dan mobilnya dibawa kabur sebelum akhirnya diamankan warga,” jelas Kapolsek.
Baca Juga: Polres Pasuruan Tangkap Pelaku Begal dan Curanmor 3 Lokasi
Menurut Kapolsek, pelaku Maria Livia sendiri diketahui baru lulus kuliah tahun 2022 lalu. Perempuan 23 tahun ini hendak menjual mobil curian dengan harga Rp50 juta. Rencana uang hasil curian akan digunakan untuk perjalanan modal bekerja ke Australia. “Mobil dijual lewat marketplace,” tambahnya. (KF)
Editor : Redaksi