Gegara Perkelahian Anak

Istri Pekerja Media Jadi Korban Pengeroyokan

avatar potretkota.com
Siti Asiyah mengalami luka di bagian wajah pasca dikeroyok Fitria (ibu) dan Wulan Hijriyah (anak), Jumat, (18/10/2024), sekitar pukul19.30 WIB.
Siti Asiyah mengalami luka di bagian wajah pasca dikeroyok Fitria (ibu) dan Wulan Hijriyah (anak), Jumat, (18/10/2024), sekitar pukul19.30 WIB.

Potretkota.com - Seorang wanita bernama Siti Asiyah, diduga menjadi korban tindak pidana pengeroyokan, Jumat, (18/10/2024), sekitar pukul19.30 WIB. Wanita berusia 37 tahun itu, diduga dikeroyok oleh 2 orang wanita ibu dan anak bernama Fitria (ibu) dan Wulan Hijriyah (anak), di depan rumahnya sendiri di Jl. Kalianak Timur No. 151-A Surabaya.

Kasus ini diduga dipicu oleh pertengkaran anak laki-laki Asiyah dan adik laki-laki Wulan saat bermain bola. Usai menjalani visum dan pemeriksaan awal, Aisyah menceritakan kronologi kasus dugaan tindak pidana pengeroyokan tersebut. Semula, Aisyah meminta anaknya yang bernama Irfan (11) untuk pulang karena waktu sudah hampir malam.

Baca Juga: Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Guru Karate, LPA Jatim Minta Aparat Tegas Berikan Efek Jera

Namun ketika hendak pulang, Irfan tiba-tiba ditendang oleh Bagas (11) adik Wulan yang tadinya bermain bersama Irfan. Karena Irfan merasa kesakitan Irfan pun berusaha membalas hingga keduanya bertengkar. Asiyah yang melihat pertengkaran kedua bocah itu pun berusaha untuk melerai dan mengajak Irfan pulang.

"Awalnya itu anak saya main bola, terus saya panggil. Nggak tahunya, kakinya ditendang ama Bagas kakinya. Mungkin anak saya kesakitan, jadi membalas. Terus saling membalas, saya lerai saya ajak pulang. Terus ndak tahunya, mbaknya sama mamanya itu ke sini memaki-maki saya, melabrak saya," ungkap Asiyah ditemui Potret Kota di rumahnya, Sabtu, (19/10/2024).

Baca Juga: Ambil Buah Mangga, Pria di Surabaya Nekat Bacok Tetangga

Tidak hanya dimaki-maki oleh Fitria dan Wulan, Asiyah yang suaminya bekerja di salah satu media besar ini, juga mendapat tindakan kekerasan. Asiyah dijambak, dipukul dan dibenturkan ke lantai. Selain itu Asiyah juga dicakar dan keroyok oleh Fitria dan Wulan, hingga akhirnya Asiyah mengalami luka-luka dan lebam di beberapa bagian tubuh dan wajahnya.

Asiyah yang berhasil lepas dan melarikan diri pun segera melaporkan apa yang baru saja dialaminya ke Polsek Krembangan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Atas kejadian ini, Asiyah berharap mendapat keadilan dan kedua pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku dan menerima hukuman yang setimpal.

Baca Juga: Polsek Genteng Selidiki Kasus Penganiayaan Pemandu Lagu

"Saya minta keadilan supaya kedua tersangka itu diproses secara hukum biar orangnya jera," tandas Asiyah. (ASB)

Berita Terbaru