Pabrik Miras “Bersubsidi” Berdiri di Kota Santri, Polisi: Dilidik dulu

avatar potretkota.com
Lokasi Pabrik Miras di Kota Santri, Pasuruan.
Lokasi Pabrik Miras di Kota Santri, Pasuruan.

Potretkota.com - Keberadaan pabrik minuman keras (miras) jenis arak di wilayah Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, dapat sorotan dari berbagai pihak, termasuk dari Polres Pasuruan.

Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Adimas Firmansyah saat dikofirmasi mengatakan, akan melakukan cek dan mendalami pabrik miras jenis arak “bersubsidi” yang berdiri didaerah dengan julukan Kota Santi ini.

Baca Juga: Guru ASN Gugat Aturan Perpanjang SIM di MK

"Saya teruskan ke anggota biar, biar dilidik dulu," kata AKP Adimas Firmansyah, Minggu (3/8/25).

Baca Juga: Kemarau Panjang, 14 Kabupaten di Jawa Timur Siaga Kekeringan

Untuk diketahui, pabrik miras jenis arak milik K terindikasi berdiri di wilayah Desa Manaruwi, Kabupaten Pasuruan. Untuk pembakaran, usaha ini memerlukan LPG bersubsidi 3 kilogram yang didapat dari agen N di Kelurahan Dermo dan PT KKA, PT SS, PT PG.

Miras jenis arak yang sudah jadi, informasinya oleh K diedarkan selain di café dan warung wilayah di Pasuruan juga dijual ke Sidoarjo.

Baca Juga: Tiga Pencuri Sapi di Tutur Pasuruan Ditangkap Polisi

Tak heran, karena pabrik miras diproduksi dalam jumlah besar, LPG 3 kilogram dipasaran menjadi mahal. Masyarakat di Pasuruan pun mengeluh, pembelian LPG bersubsidi tembus Rp22 ribu. (dyt)

Berita Terbaru