Potretkota.com - Menjelang waktu berbuka puasa, suasana di Simpang Empat Traffic Light Kertajaya KONI Surabaya tampak sedikit berbeda pada Sabtu (14/3/2026). Di antara deretan kendaraan yang berhenti saat lampu merah, sejumlah relawan dengan rompi khas terlihat bergerak sigap menyapa para pengendara.
Di tangan mereka, paket-paket takjil dibagikan satu per satu. Senyum para pengendara pun tak jarang terlihat saat menerima bingkisan sederhana yang akan menemani waktu berbuka.
Baca Juga: Beredar di Indonesia, 1500 Kartu Remi Aksara Jawa Ludes Terjual
Aksi tersebut merupakan bagian dari kegiatan “Siaga Kota Berbagi Takjil” yang digelar oleh Komunitas relawan Siaga Kota Surabaya. Dalam kegiatan ini, sebanyak 1.000 paket takjil dibagikan kepada para pengguna jalan yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.
Seluruh paket takjil yang dibagikan merupakan hasil donasi dari para dermawan yang mempercayakan penyalurannya kepada Siaga Kota Surabaya. Dana yang terkumpul kemudian diwujudkan sepenuhnya dalam bentuk paket takjil hingga seluruh bantuan dapat tersalurkan kepada masyarakat.
Tahun ini, cara pembagian takjil dilakukan dengan pendekatan yang sedikit berbeda. Para relawan membagikan takjil saat kendaraan berhenti di lampu merah. Metode ini dipilih agar kegiatan tetap berlangsung tertib, tidak menimbulkan kerumunan, serta tidak mengganggu arus lalu lintas.
Dengan cara tersebut, kegiatan berbagi tetap berjalan lancar tanpa menyebabkan kepadatan kendaraan di sekitar lokasi. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap imbauan Pemerintah Kota Surabaya agar kegiatan berbagi takjil di jalan tidak memicu kemacetan.
Tak sekadar berbagi makanan berbuka, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk menyampaikan pesan keselamatan di jalan raya. Para relawan turut membagikan flyer edukasi mengenai pentingnya memberikan prioritas kepada kendaraan darurat.
Baca Juga: Teror Penghapusan Berita Digital Jadi Sorotan, Praktisi Tekankan Perlindungan Karya Jurnalistik
Dalam kegiatan ini, Siaga Kota Surabaya berkolaborasi dengan EVO Team Surabaya dan Pesona Emergency Surabaya untuk menyampaikan edukasi tersebut kepada masyarakat.
Koordinator aksi, Roni Noor Adam, mengatakan bahwa sosialisasi mengenai prioritas kendaraan darurat masih perlu terus digencarkan agar kesadaran masyarakat semakin meningkat. “Kami ingin mengingatkan kembali bahwa kendaraan darurat seperti ambulans dan mobil pemadam kebakaran memiliki prioritas di jalan. Satu tindakan kecil dari pengendara untuk menepi bisa sangat berarti bagi keselamatan orang lain,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, Unit Lalu Lintas Polsek Mulyorejo turut membantu mengatur arus kendaraan di sekitar lokasi. Kehadiran petugas memastikan kegiatan berbagi takjil dapat berjalan aman dan tertib.
Baca Juga: Polisi Sosialisasikan Bahaya Bullying di SDN Lambangan
Aipda Tommy dari Unit Lantas Polsek Mulyorejo menyampaikan bahwa pihak kepolisian mendukung kegiatan sosial yang juga membawa pesan edukasi kepada masyarakat. “Kami membantu pengaturan lalu lintas agar kegiatan berjalan aman dan lancar, sekaligus mendukung sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya memberikan prioritas kepada kendaraan darurat,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Siaga Kota Surabaya berharap semangat berbagi di bulan Ramadhan terus tumbuh di tengah masyarakat. Lebih dari itu, mereka juga berharap kepedulian terhadap keselamatan dan nilai-nilai kemanusiaan di jalan raya semakin meningkat.
Di persimpangan jalan yang ramai itu, paket takjil yang dibagikan mungkin sederhana. Namun di baliknya tersimpan pesan besar tentang kepedulian, kebersamaan, dan keselamatan bagi sesama pengguna jalan. (KF)
Editor : Redaksi