Potretkota.com - Ratusan mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Jawa Timur (AMJ) demo di depan kantor DPRD Jawa Timur, Jalan Indrapura Surabaya. Kedatangannya, selain meminta agar para waki rakyat ini bisa menyampaikan ke pemerintah pusat untuk menstabilkan nilai tukar rupiah terhadap dollar.
Dalam aksinya, para mahasiswa ini nekat menerobos pagar pintu masuk kantor DPRD Jatim, yang dijaga ketat aparat kepolisian. Saling dorong pun terjadi, hingga mahasiswa meluapkan kemarahannya dengan membakar ban bekas dijalanan Indrapura Surabaya
Baca Juga: Mahasiswa Pasuruan Raya Desak Penegakan HAM dalam Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis
Abdi Pradana selaku korlap aksi menegaskan, kedatangnnya tidak lain selain ingin menyampaikan ke pemerintah pusat untuk menstabilkan nilai tukar rupiah terhadap dollar, juga meminta agar wakil rakyat bebas korupsi, seperti yang terjadi baru-baru ini terjadi di awa Timur, baik kepala daerah dan anggota DPRD Kota Malang ditangkap KPK atas kasus korupsi.
Baca Juga: GMNI Surabaya Soroti KUHP/KUHAP Baru dan Kelembagaan Polri
“Kami juga berharap agar anggota dewan juga membantu warga dengan menyuarakan suara rakyat untuk menstabilkan nilai tukar rupiah terhadap dollar, dengan cara mengurangi import dan meningkatkan ekspor,” kata Abdi Pradana dalam orasinya, Senin (24/9/2018).
Baca Juga: BEM Nusantara Jatim Salurkan Bantuan ke Rumah Singgah Disabilitas
Meski sempat bersitegang dengan aparat kepolisian, ratusan mahasiswa ini akhirnya diperbolehkan masuk ke depan pintu kantor DPRD Jawa Timur, untuk berinteraksi langsung dengan anggota Komisi E yang membidangi kesejahteraan rakyat. (Jar)
Editor : Redaksi