Jemaah Haji Asal Lamongan Gagal Berangkat Karena Hamil Muda

avatar potretkota.com
Ruang pemeriksaan ibu hamil
Ruang pemeriksaan ibu hamil

Potretkota.com - Keberangkatan jemaah haji Kloter 36 asal Lamongan diwarnai kabar tak terduga. Seorang jemaah perempuan terpaksa batal berangkat ke Tanah Suci setelah terdeteksi hamil muda saat menjalani pemeriksaan kesehatan ulang di Asrama Haji Embarkasi Surabaya.

Jemaah tersebut diketahui memiliki usia kehamilan di bawah 14 minggu. Kondisi ini membuatnya dinyatakan tidak laik terbang, sehingga harus dipulangkan ke daerah asal demi keselamatan ibu dan janin.

Baca Juga: Jemaah Haji Kloter 12 Meninggal Dunia Saat Perjalanan Pulang

Kehamilan tersebut baru terdeteksi saat pemeriksaan ulang di embarkasi. Sebelumnya, pada pemeriksaan kesehatan awal di daerah, yang bersangkutan belum terindikasi hamil.

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, As’adul Anam, menegaskan bahwa ibadah haji memerlukan kondisi fisik yang prima.

Baca Juga: Cerita Tenaga Kesehatan Haji RS al-Irsyad Surabaya, dari Keterlambatan Visa Hingga ikut Ibadah

“Jemaah yang hamil muda dengan usia kandungan di bawah 14 minggu tidak direkomendasikan berangkat karena tidak memenuhi syarat kesehatan untuk penerbangan dan rangkaian ibadah haji,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).

Ia menambahkan, keputusan tersebut diambil demi keselamatan jemaah. “Yang bersangkutan dipastikan menunda keberangkatan dan dipulangkan ke daerah asal untuk menjaga kondisi ibu dan janin,” imbuhnya.

Baca Juga: Jemaah Asal Sukomanunggal Pilih Jalur Mandiri untuk Berangkat Haji

Selain kasus kehamilan, satu jemaah lainnya dalam kloter yang sama juga dilaporkan batal berangkat karena sakit yang sudah dialami sejak masih berada di daerah. “Sementara itu, suami dari jemaah yang hamil tetap berangkat sesuai jadwal karena secara kesehatan dinyatakan layak,” pungkasnya. (KF)

Berita Terbaru