Gus Ipul Keget KPK Tangkap Wali Kota Pasuruan

avatar potretkota.com

Potretkota.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan menangkap Wali Kota Pasuruan Setiyono. Dalam penangkapan, petugas anti rasuah ini menemukan uang Rp 120 juta, diduga bagian dari komitmen fee terkait proyek infrastruktur, Kamis (4/10/2018).

Mendapati KPK datang ke Pasuruan, Gus Ipul sapaan akrab Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf mengaku sempat keget, mengingat adik kandungnya Irsyad Yusuf saat ini menjabat sebagai Bupati Pasuruan.

Baca Juga: Advokat Sebut Terdakwa Rugi Miliaran di Proyek TPA Winongo, Jaksa KPK: Hanya Klaim Sepihak

Gus Ipul berharap penyelenggara negara di Jatim bebas dari korupsi, serta bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Tujuannya agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik.

“Saya prihatin dan keget setiap melihat penyelenggara negara di Jatim terkena OTT KPK. Saya berharap mudah-mudahan ini kepala daerah yang terakhir, dan tidak ada lagi yang terkena OTT KPK,” kata Gus Ipul pada wartawan.

Baca Juga: Sidang CSR TPA Winongo Madiun Ungkap Proyek Fiktif di Dinas PUPR

Perlu diketahui, tidak hanya Wali Kota Pasuruan Setiyono yang ditangkap petugas anti rasuah. Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyebut, juga menyegel beberapa ruangan pejabat Pemkot Pasuruan.

Diantaranya, ruang Kepala Badan Layanan Pengadaan (BLP), ruang Bagian Hukum, ruang Kepala Dinas Koprasi Usaha Mikro dan ruang Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pasuruan.

Baca Juga: Ali Masngudi Politikus Demokrat Madiun Akui Simpan Dana Rp400 Juta Milik Pengusaha Perumahan

“Informasi dari tim ada 6 orang yang diamankan, jumlah uang sedang dihitung,” kata Febri dalam jumpa persnya. (Hyu/Jar)

Berita Terbaru