Potretkota.com - Malam pergantian tahun baru 2018, dirayakan semua orang dimanapun berada, tak terkecuali tempat hiburan malam di Surabaya. Banyak cerita pada malam tersebut, salah satunya di rumah musik Holywings, jalan Manyar Sabrangan, Mulyorejo, Surabaya.
Sekitar pukul 2.15 dini hari, dalam kondisi terpengaruh alkohol, pengujung Holywings yang terbagi 3 kelompok tawuran. Entah siapa yang mulai, namun ada beberapa korban mengalami jahitan dikepala, tangan terkilir hingga muka lebam.
Baca Juga: Polsek Genteng Selidiki Kasus Penganiayaan Pemandu Lagu
Penanggung Jawab Holywings, Agus Mulyo Triono pada Potretkota.com mengaku, tawuran diluar tanggung jawab management. Pihaknya sudah menjalankan tugas sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
“Kami disini hanya sebagai pelayanan. Seketika ada tawuran, kita panggil security. Terkait masalah tawuran untuk itu bukan urusan kami,” kata Agus didampingi Superviser Holywings, Danang, Selasa (2/1/2018) malam.
Baca Juga: DPRD Kota Pasuruan Ancam Bubarkan Karaoke Berkedok Warung
Agus tidak menampik melihat ada korban. “Memang ada yang berdarah dikepala. Tapi sepengetahuan saya, tidak ada yang patah tangan karena dipukul dengan kursi atau benda tumpul. Mungkin korban jatuh, terus keinjak pengunjung lain, dan tangannya terkilir,” paparnya.
Tawuran, Agus menduga karena pengunjung dengan pengunjung lain tak saling kenal, yang bersebelahan (3 meja terpisah, red) bersenggolan saat berjoget menikmati house musik. “Live musik band saat itu sudah selesai. Kalau engga salah saat itu house musik diputar. Mungkin pengunjung mabuk, tak senggaja bersenggolan, adu mulut, lalu tawuran,” pungkasnya.
Baca Juga: Karaoke Berkedok Warung di Pasuruan, Rifa'i Golkar: Ditulis saja
Akibat kejadian tawuran, pihak management, terutama Superviser Holywings sudah dipenggil oleh pihak Polsek Mulyorejo, Polrestabes Surabaya. “Sudah ada pemeriksaan,” tambah Danang.
Sementara, Kapolsek Mulyorejo Kompol Bagus Dwi Rusiawan dikonfirmasi Potretkota.com melalui 08131212xxxx belum memberikan tanggapan atas insiden tawuran tersebut. (Tio)
Editor : Redaksi