Bawa Batu Malang, 18 ABK MV YU Bridge Diperiksa

potretkota.com

Potretkota.com - Saat berlabuh di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, kapal berbendara Belize, negara kecil di bagian Amerika Tengah, diperiksa oleh Anggota Sub Seksi Pemeriksaan Keimigrasian, Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Perak Surabaya. Dalam pemeriksaan, 18 anak buah kapal (ABK) dari sejumlah negara diantaranya, China, Filipina, Myanmar dan Indonesia, tak luput dari pemeriksaan dokumen, terutama paspor yang mereka bawa.

Kasubsi Pemeriksa Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Perak Surabaya, Anggi Adriyudo mengatakan, tujuan pemeriksaan mengantisipasi Warga Negara Asing (WNA) yang masuk ke indonesia secara ilegal.

Baca juga: Imigrasi Tanjung Perak Pulangkan 10 WNA Penjahat

“Kita melakukan pemeriksaan di atas kapal MV YU Bridge yang berisikan 18 ABK, diantaranya China, Filipina, Myanmar dan Indonesia. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata tidak ada pelanggaran,” kata Anggi Adriyudo kepada wartawan, Selasa (18/6/2019).

Baca juga: Pelayanan Kantor Imigrasi di Surabaya Terdampak Hacker

Menurut Anggi Adriyudo, kapal MV YU Bridge asal Belize, dalam dokumen memuat 8000 ton batu kapur dari Malang, yang rencana dikirim ke Jepang. Batu kapur informasinya untuk bahan baku alat reparasi mobil. “Kapal ini memuat batu kapur dari Malang dan akan dikirim ke Jepang,” ujarnya.

Anggi Adriyudo menyebut, sejah tahun 2019, pihak Imigrasi Kelas I Tanjung Perak Surabaya menemukan pelanggaran terhadap 2 WNA ilegal asal Jerman yang sedang dalam proses pro justisia.

Baca juga: Joki Tes IELTS Wang Yali Divonis 6 Bulan Penjara

“Ada satu kasus yakni 2 WNA asal Jerman yang masuk ke indonesia secara ilegal menggunakan kapal. Namun kasusnya saat ini sudah dalam tahap pro justisia. Agen kapal sedang melakukan upaya projustisia,” tambahnya. (Jar)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru