Masing-masing Bayar Rp 25 Ribu Perbulan

Murid SMPN 3 Surabaya Dibebani Uang Galon

potretkota.com
Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Surabaya, Budi Hartono

Potretkota.com - Pungutan di SMP Negeri 3 Surabaya, dikemas dengan cara berbeda. Setiap bulan, masing-masing pelajar diharuskan membayar iuran uang galon Rp 25 ribu.

Data yang ada, jumlah murid SMP Negeri 3 Surabaya sekitar 900 orang. Jika perbulan dikalikan, hasil pungutan mencapai Rp 22,5 juta. Pungutan tersebut dibenarkan oleh Kepala Sekolah Budi Hartono.

Baca juga: Dewan Pendidikan Jatim Ajak Sekolah Ajarkan Siswa Mampu Ubah Sampah Menjadi Berkah

BERITA TERKAIT: SMP Negeri 3 Surabaya Disebut Pungli Seragam

Baca juga: Sidang CSR TPA Winongo Madiun Ungkap Proyek Fiktif di Dinas PUPR

Menurutnya, iuran uang galon untuk murid SMP Negeri 3 Surabaya, sudah berjalan selama 2-3 tahun. Diadakan iuran galon, karena jadwal belajar sangat padat, istilah saat ini full day school. Selain itu, apabila ada kegiatan sekolah atau ekstra kurikuler, biasa murid mengambil air minum mengunakan botol besar.

Baca juga: Surabaya dan Darurat Pendidikan Afektif di Era Disrupsi

"Itu yang mengelola bukan sekolahan, melainkan ada komite yang ketuanya dan anggota dari wali murid sendiri. Uang sebanyak itu, terkadang masih nombok (rugi)," kata Budi, baru-baru ini.(Tio)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru