Remaja Bangkalan 16 Tahun Cabuli Anak 9 Tahun

potretkota.com

Potretkota.com - Slamet (42) warga Tenggumung Surabaya melaporkan RS (16) remaja asal Bangkalan. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan ini tidak terima lantaran MZT (9) anak perempuan kesayanganya sudah dicabuli berkali-kali.

Menurut Slamet, terbongkarnya kasus ini karena anaknya yang duduk dibangku kelas 3 SD ini mengaku, sudah dicabuli oleh RS berkali-kali dibawah ancaman. "Kalau tidak mau menuruti kemauan pelaku, anak saya diancam akan diceburkan dalam sumur," katanya, Senin (7/4/2020).

Baca juga: Istri Sah Guru Karete Ganda Hadi Wijaya Tak Diperiksa Penyidik, Pengacara: Tak ada Kaitannya

Dijelaskan Slamet, mengenal RS karena teman anak tirinya ZN. "Pelaku sering main kerumah istri yang berada di Bangkalan, jadi RS ini teman ZN," jelasnya, pelaku melakukan aksinya sejak April 2019.

Baca juga: Aroma Politik Festival Reog Ponorogo 2026, Kemenangan Kyai Lodra Dicurigai Sudah Skenario

Mendapati hal tersebut, Slamet lalu melaporkan kasus ini ke Polisi. Laporan Polisi No 38/II/2020/Jatim/Res Bangkalan ini dibuat tanggal 27 Febuari 2020, sesuai Tindak Pidana Kekerasan Seksual Pada Anak yang diatur dalam Pasal 81 (1) atau (2) UU No 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. "Saya juga sudah mengadu ke KPAI Pusat," tambahnya.

Slamet berharap, laporannya ditindaklanjuti mengingat anak perempuanya sudah kehilangan masa depannya. "Saya berharap polisi bertindak tegas terhadap pelaku cabul dan juga bisa bekerja secara profesional dalam menegakkan keadilan," harapnya.

Baca juga: Tak Bisa Bayar Tukang, Pegawai Kejati Jatim Dilaporkan Polisi

Sementara, Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP David Manurung melalui Aipda Khomsin Zakariya mengaku sudah melakukan proses penyelidikan. "Kasus ini jadi prioritas dan korban sudah di visum serta ke dua orang tua pelaku sudah diperiksa. Orang tua pelaku sudah kooperatif dan keberadaan pelaku masih di Kamal," akunya. (Tio/Mir)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru