Potretkota.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan telah berkunjung ke RSUD Bangil, Senin (20/4/2020). Dalam kunjunganya, langsung menuju ke gedung pelayanan terpadu jantung dan paru. Sebab di gedung tersebut tempat untuk menangani pasien ODP, PDP maupun Positif Covid-19
Saat dilokasi, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan menyatakan kunjungan ke RSUD Bangil hanya ingin memantau situasi perkembangan atau penangnan pasien Covid-19. "Gedung ini insyaallah aman tidak ada pengunjung lain kecuali petugas yang menangani Covid-19. Kami ingin RSUD Bangil menangani sirius pasien, ODP, PDP atau Covid-19 untuk lekas sembuh dan mengharap tidak ada yang meninggal dunia. Karena kalau sembuh Kabupaten Pasuruan akan masuk zona hijau," ucap Ketua DPRD.
Baca juga: Sidang Korupsi Ponorogo Ungkap Selebgram sebagai Orang Ketiga di Balik Perceraian Yunus Mahatma
Sementara staf RSUD Bangil, Kabupaten Pasuruan, Diyah Retno Lestari mengatakan terkait penanganan pasien Covid-19 yang ada di gedung paru dan jantung khusunya untuk lantai 3 digunakan untuk pasien positif covid-19. Sedangkan untuk pasien yang berada di lantai 2 khusus bagi pasien PDP
Baca juga: Duka Mendalam Akibat Kebakaran Gedung Jantung RSUD Dr Soetomo
Kalau yang di lantai 2 yang PDP ada singgel bad dan itu ada 8 ruangan. Bila di jumlah menampung total 14 orang. Kalau yang lantai 3 pengidap positif Covid-19 dapat teratasi ada 8 titik ruangan. Total dapat menampung 38 orang. Karena total kamarnya ada yang 3 ada yang 4. "Ada 38 bad yang sudah disiapkan untuk pasien positif Covid-19. Untuk itu, kami harap bagi siapapun yang ingin naik lift harus pakai APD. Hal ini untuk menjaga agar tidak tertular Virus Corona atau Covid-19," terang Diyah Retno Lestari.
Mengenai lokasi, yang sudah disiapkan lift di tempat gedung jantung dan paru yaitu di satu sisi sebelah selatan untuk pasien, sedangkan untuk sebelah lain untuk petugas. Memang kalau ada rujukan pasien Covid-19 nantinya lewat gedung jantung dan nantinya juga di antar oleh Security.
Baca juga: Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Gedung Jantung RSUD Dr Soetomo
Soal hasil, sejauh ini perkembanganya pasien yang di rawat masih komutatif. "Pokoknya kalau ada pasien yang terjangkit Covid-19 harus ada pengawasan dari petugas. Untuk APD, alhamdulillah sudah dapat bantuan dari masyrakat. Sebenarnya RSUD sudah punya anggaran untuk keperluan Covid-19. Akan tetapi ketika dibutuhkan atau beli barang tidak datang. Terkait APD yang untuk dipakai satu kali hanyalah hasmat. Dalam hal ini terima kasih atas suport yang diberikan oleh masyarakat yang mendominasikan barang kebutuhan kepada RSUD Bangil," pungkasnya. (Mat)
Editor : Redaksi