Warga Positif Corona, Pasar Donorejo di Lockdown

potretkota.com

Potretkota.com - Karena ada salah satu warga terindikasi Virus Corona atau Covid-19, Pasar Donorejo, Kelurahan Kapasan, Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya, akhirnya ditutup sementara selama 14 hari kedepan. Info ini menyebar seketika, setelah ada surat keterangan RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Menanggapi hal itu, RW 1 Donorejo, Bagong bergerak cepat berkordinasi dengan para pengurus RT "Sekitar ada 22 orang (ODP) yang bingung kita awasi, kita cuman hanya fokus 1 orang saja. Dan orang-orang itu dalam pengawasan puskesmas," ujarnya saat rapat dilanggar Istiqlal Donorejo, Jumat, (8/5/2020) kemarin.

Baca juga: Kadis Peternakan Jatim Enggan Komentari Soal PMK, Ada Apa?

Atas dasar tersebut, para pedagang Pasar Donorejo terdampak imbasnya. Pasar ditutup sementara selama 14 hari. Hal itu juga dibenarkan oleh staf Kelurahan Kapasan. "Benar, mulai besok (Hari Sabtu) ada penjagaan," ucap salah satu staf kelurahan kapasan.

Baca juga: Pemerintah Putusan Masa Pandemi Menjadi Endemi

Sementara, juru tarif pasar sekaligus keamanan kampung Donorejo, Tuki mengaku keberatan bila hanya pasar saja yang ditutup. "Sebenarnya sih keberatan, karena kasihan para pedagang. Kalau ditutup pedagang dapat penghasilan dari mana? Apalagi beberapa pedagang juga ada yang warga sini. Mereka juga butuh kehidupan sehari-hari. Dan juga harusnya hal ini, jadi perhatian oleh pihak kelurahan dan kecamatan," akunya, pada Potretkota.com.

Tuki meminta penutupan pasar adil. Karena masih banyak warung kopi ataupun toko sekitar Pasar Donorejo tidak ditutup. "Ya sebenarnya ga apa-apa kalau pasar ditutup. Asalkan semuanya juga ditutup, termasuk warkop-warkop dan toko disekitar Donorejo. Biar sekalian lockdown. Ini lho ga ada petugas yang datang, mulai dari Koramil dan Kepolisian. Lha kok tiba-tiba ada pengumuman pasar mau ditutup. Memang benar ada warga yang kenak virus, tapi kalau ditutup-tutup aja sekalian semuanyan, jangan ada tebang pilih. Biar sama-sama adil dan warga bisa kompak," pungkasnya.

Baca juga: Aspednak Bantu Atasi Penyebaran Virus Babi

Sementara, saat dikonfirmasi Potretkota.com supaya virus tidak menyebar luas, melalui seluler, Camat Simokerto, Nono Indriyatno belum ada jawaban. (SA)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru