Potretkota.com - Banyak pemasangan kabel jaringan Fiber Optik (FO) yang berserakan dan tidak rapi yang dinilai akan menimbulkan potensi banjir karena dapat menyumbat saluran. Maka dari itu, Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Deerah) Kota Surabaya Achmad Hermas (AH) Thony mendorong Pemkot Surabaya segera mengambil langkah.
"Perusahaan penyedia internet yang menggunakan kabel FO harus dipanggil untuk berdiskusi. Apalagi, providernya kan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Harus duduk dalam satu meja, membicarakan bagaimana pemasangan yang baik tanpa mengganggu lingkungan," kata Thony, Senin (29/11/2021).
Baca juga: Aktivis 98: Amarah Rakyat Nyata, Gelombang Protes Terus Menggema
Thony mengatakan perlunya dibuatnya saluran kecil disamling box culvert yang dikhususkan untuk saluran kabel, gas, atau listrik. "Tak perlu yang besar, cukup saluran kecil setidaknya berukuran 0,5x1meter. Nanti, bisa digunakan secara aman oleh provider jaringan internet memasang kabel FO. Bahkan, bisa juga untuk kepentingan pihak lain seperti PLN atau PDAM," ujarnya.
Baca juga: Gabungan LSM Pasuruan Menyoal Raperda Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Padahal, menurut Thony, upaya Pemkot Surabaya dalam mengatasi banjir cukup baik, termasuk melalui pembangunan box culvert atau pengerukan sungai. Sehingga banjir di Surabaya kini bisa terurai. Namin, masih ada titik-titik yang kerap terjadi genangan air. Ia tak ingin kabel FO menjadi penyebab genangan yang berpotensi menimbulkan banjir tersebut.
Baca juga: Rumah Wakil Wali Kota Surabaya Digeruduk Warga Tenggilis Mulya
"Intinya, perlu adanya koordinasi yang komperehensif dari semua pihak. Demi bisa mengambil langkah agar kebutuhan penyedia layanan terakomodasi tanpa menimbulkan masalah," ungkap Thony. (Mar)
Editor : Redaksi