Potretkota.com - Burung perkutut, tekukur atau derkuku merupakan burung yang masih diminati masyarakat. Hal ini yang dimanfaatkan oleh Setiawan alias Agus Tempe warga Kampung Baru Kidul Pasar Wanareja Kabupaten Cilacap melakukan penipuan. Korbannya, Wh asal Surabaya.
Menurut Wh, awalnya Setiawan menawarkan burung derkuku putih kapas sejodoh dan derkuku yang sudah bunyi kuk 3, tanggal 13 November 2022. Dalam penawaran melalui nomer telepon WhatsApp 083168707770, terjadi negosiasi dan deal harga paket Rp 1 juta.
"Saya minta Setiawan untuk foto dan video burung yang dijual. Tapi tidak dikirimkan. Setiawan lalu meyakinkan, kalau tidak sesuai ada garansi uang kembali," kata Wh.
Baca juga: Rahmat Muhajirin Suami Mimik Idayana Laporkan Bupati Sidoarjo Subandi ke Bareskrim Polri
Namun siapa sangka, setelah ditransfer ke rekening BRI 678801028423533 atas nama istrinya Norma Yunita alias Sagita alias Tente Luluk, burung tidak kunjung dikirimkan dengan alasan hujan dari siang hingga malam hari. "Esoknya setelah saya telepon terus baru dikirim burungnya," tambah Wh.
Setelah sampai Surabaya, ternyata burung derkuku kuk 3 memakai cincin kuning yang ditawarkan tidak sesuai, termasuk derkuku putih kapas sejodoh. "Yang dikirim ternyata burung puter. Derkuku tidak ada cincin kuning. Yang dikirim seperti burung yang dibeli dari pasar burung ombyokan dengan harga murah," imbuh Wh, penipu melakukan pengiriman biasa melalui jalur kereta distation Banjar dan Sudareja.
Saat ditelusuri disosial media, ternyata Setiawan melakukan penipuan menggunakan akun Facebook berbeda-beda, diantaranya Rifki Ade Nur Setiawan dan Stiwan Berlian-berlian. "Ini suatu saat bisa membuat akun baru untuk menipu penggemar burung perkutut ataupun derkuku," pungkas Wh, agar hati-hati dengan modus penipuan yang ditawarkan Setiawan.
Baca juga: Tanpa Koordinasi dan Kompensasi, Tiang Wifi di Pasuruan Tetap Berdiri
Sementara, Setiawan yang menjanjikan garansi uang kembali jika tidak sesuai kesepakatan saat dihubungi beberapa kali memilih diam. Sedangkan, Norma Yunita istrinya melalui 08817781855 beralasan, suaminya juga ditipu oleh penjual burung lainnya. "Ngapunten (maaf) Pak," singkatnya, tak lama kemudian memblokir nomor whatsapp korban.
Baca juga: Ishaq Jayabrata dan Ary Sylviati RS Pura Raharja Menolak Dikonfirmasi Dugaan Pemalsuan Akta Otentik
Penipuan ini sepertinya juga dialami oleh akun Facebook bernama Azsmi Ibrahim asal Bandung. Namun ia tidak menjelaskan penipuan dimaksud, Jumat (18/11/2022). "Hati hati bos tu bukan penjual burung beneran,itu tukang tipu," tulisnya.
Hingga saat ini, baik Agus Setiawan ataupun Norma Yunita penerima uang Rp 1 juta belum memiliki itikad baik untuk pengembalian uang hasil penipuan penjualan burung derkuku. (Asb)
Editor : Redaksi