Motor Pendukung Ganjar Mahfud Digondol Maling

potretkota.com

Potretkota.com - Saat melakukan koordinasi dan doa untuk pemenangan Calon Presiden dan Wakil Presiden 2024 Ganjar Pranowo-Mahfud MD, motor Beat L-2803-SA warna hitam yang terparkir didepan rumah Taufik Monyong aktivis 1998 raib. Bukan kali ini saja, namun ternyata rumahnya di Jl Bulak Rukem Timur II Surabaya beberapa kali disatroni maling.

“Bagaimana ini, kampung saya dibuat langganan maling motor,” keluh Taufik Monyong, Rabu (3/1/2024) usai membuat laporan di Polsek Kenjeran, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Baca juga: Dewan Kesenian Surabaya Resmi Lapor Dugaan Pencurian ke Polisi

Disebut Taufik Monyong, tahun 2023 lalu, satu unit laptop, satu HP iPhone serta perlengkapan kuliah anaknya didalam mobil juga digondol maling. Sebelum itu, motor beat atas nama sendiri yang baru dibeli 3 bulanan juga hilang.

“Pertama dahulu adalah dashboard mobil Katana atas nama saya sendiri di parkir di depan rumah dicongkel hilang pagi-pagi sudah tidak nampak itu, kalau tidak salah sekitar 4 tahun yang lalu,” jelas Taufik Monyong.

Baca juga: Warga Sawahan Maling Handphone di Rumah Simomulyo Barat

Taufik Monyong heran, maling senang sekali masuk kampungnya. “Baru-baru ini disebelah rumah saya kemarin Gang 2K belakang rumah saya itu ada juga kemalingan sepeda motor Si Raffi anaknya Pak Iwan itu juga baru juga kehilangan, lalu Danang itu 3 bulan yang lalu kehilangan sepeda motor,” kesalnya.

Tindakan kriminal pencurian sepeda motor seakan menurut Taufik Monyong mengejek Kepolisian tidak profesional dalam mengungkap suatu kejahatan. “Kebetulan didepan rumahku itu polisi dan bagian ketua keamanan di kampung. Nah kok malah didepan rumahku terus yang didepan rumahnya polisi terus itu yang sering terjadi kemalingan,” ungkapnya.

Baca juga: Ponsel Penjual Ayam Geprek Digondol Maling di Stasiun Gubeng

Pendukung Calon Presiden dan Wakil Presiden 2024 Ganjar Pranowo-Mahfud MD ini berharap, kepolisian tidak sekedar menerima laporan pencurian sepeda motor yang meresahkan masyarakat. “Saya berharap Kepolisian tidak hanya sekedar menerima laporan saja, tapi punya tindak lanjut dalam proses penanganan atau apalagi tentang antisipasi pengamanan wilayah kampung,” harapnya. (Hyu)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru