Pelaku Begal Taksi Online Terinspirasi Film Action

potretkota.com
Foto tahanan Maria Livia.

Potretkota.com - Penyidikan kasus pembegalan taksi online di kawasan Gununganyar Surabaya terus dilakukan. Hasilnya, polisi mendapatkan fakta baru, yaitu pelaku bernama Maria Livia terinspirasi adegan film action.

Kapolsek Gunung Anyar Surabaya, Iptu S. Harsya Fahroni menegaskan, bahwa kasus pembegalan yang dilakukan oleh tersangka Maria Livia kepada pujiono seorang sopir taksi online sudah direncanakan.

Baca juga: Gagal Beraksi, Copet Pasar Tugu Pahlawan Lompat Sungai Tewas

Hal tersebut diketahui setelah polisi melakukan penggeledahan di apartemen pelaku di kawasan Pakuwon City Surabaya, di mana petugas menemukan sebuah kertas bertuliskan sejumlah poin dan rencana yang akan dilakukan Maria Livia sebelum melakukan aksi pembegalan.

“Pelaku ini diduga terinspirasi adegan film action saat beraksi,” kata Iptu S. Harsya Fahroni kepada wartawan, baru-baru ini.

Baca juga: 7 Tahun Beroperasi, Begal Surabaya - Madura Tewas Ditembak Polisi

Untuk menjalani tes kesehatan dan test urin pengaruh narkoba, tersangka Maria Livia kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim. “Selain menjalani tes kesehatan, tersangka menjalani tes urine untuk memastikan apakah ada pengaruh narkoba yang melatarbelakangi aksinya merampas mobil serta melukai sopir taksi online dengan pisau dapur yang sudah dibawa dari rumah,” tambah Iptu S. Harsya Fahroni.

Seperti diketahui, Pujiono (47), seorang sopir taksi online menjadi korban pembegalan dikawasan Jalan Gunung Anyar Tambak Surabaya. Akibatnya, selain mengalami luka tusuk dileher, mobil nopol L-1867-CAS juga rusak.

Baca juga: Tukang Jambret Perhiasan Anak Kecil Ditangkap

Rencananya, oleh Maria Livia mobil rampasan dijual dengan harga Rp50 juta. Uang hasil curian akan digunakan untuk perjalanan modal bekerja ke Australia. (Kf)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru