Potretkota.com - Jelang tahun baru 2025 cuaca buruk terjadi dimana-mana, namun Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas Utama Tanjung Perak Surabaya, memastikan tidak ada penundaan kapal berlayar.
Hal itu disampaikan oleh Kepala KSOP Kelas Utama Tanjung Perak Surabaya Agustinus Maun, melalui Kepala Seksi (Kasi) Pengawasan Kelaiklautan Kapal Guntur I.P Turnip, Jumat (27/12/2024) pagi.
Baca juga: Tangis di Balik Putusan Pengerukan Kolam Pelabuhan Tanjung Perak
"Sejauh ini belum ada penundaan kapal, semua berangkat sesuai jadwal," kata Guntur sapaan akrab Kasi Pengawasan Kelaiklautan Kapal, KSOP Kelas Utama Tanjung Perak Surabaya.
Menurut Guntur, ketika ada informasi cuaca buruk dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kapal akan diberitahukan terlebih dahulu.
Baca juga: Jaksa: Tak Ada Bukti Aliran Dana Korupsi kepada Tiga Terdakwa Pejabat Pelindo Regional 3
"Perwira jaga akan memberitahukan kepada nahkoda terlebih dahulu jika ada cuaca buruk," ujar Guntur, didampingi perwira jaga lainnya.
"Untuk pemberangkatan kapal, kami akan melihat kemampuan kapal dengan mempertimbangkan kontruksi dan karakteristik kapal juga," tambahnya.
Baca juga: Bawa Nama Tuhan, 6 Terdakwa Akui Tak Pernah Korupsi Proyek Pengerukan Kolam Pelabuhan
Guntur menyebut, cuaca buruk saat ini tidak menggangu pelayaran karena gelombang tidak besar. "Ada info dari BMKG, tujuh hari kedepan ada sedikit gelombang tapi tidak mengkhawatirkan, hanya setinggi satu meter," imbuhnya.
Pihak KSOP Kelas Utama Tanjung Perak Surabaya menghimbau, semua pelayaran agar hati-hati dan memperhatikan aspek keamanan berlayar. (Hyu)
Editor : Redaksi