Potretkota.com - Bukan hanya Hendi Maulana (11), warga Desa Klurak Candi, Sidoarjo yang tewas setelah bermain dilahan yang dijadikan tempat pembuangan limbah PG Candi Baru, namun informasinya ada korban lain, yakni Davin anak dari Ahmad Gofar.
Hal itu disampaikan Imam Suwonso Ketua DPC Gerakan Putra Daerah (GPD) wilayah Sidoarjo. “Kalau Devan ini hanya luka, beda dengan Hendi yang meninggal dunia,” katanya, Kamis (11/10/2018).
Baca juga: Program Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Air Limbah Domestik Kota Blitar Ada NPHD
Korban Davin, mengalami luka serius, September 2018 lalu, dan juga dirawat di RSUD Sidoarjo. Sedangkan Hendi meninggal dunia di ruang operasi RSUD Sidoarjo, Oktober 2018.
BACA JUGA: Limbah Panas PG Candi Baru Makan Korban
Hal tersebut dibenarkan oleh Supeno, warga Klurak Candi, penghuni rumah sebelah pembuangan limbah. Suami dari Suparmi ini membenarkan jika limbah PG Candi Baru ini beberapa kali makan korban. Ia khawatir jika ada korban berikutnya. “Jelas khawatir, tapi bagaimana lagi,” uangkapnya pasrah.
Baca juga: Terdakwa Ivan Daud Punu Diputus Pidana Selama 2 Tahun Penjara
Meski memakan korban, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur terkesan cuek.
Hal tersebut terbukti saat Potretkota.com, mendatangi kantor DLHK Kabupaten Sidoarjo. Tidak satu pun pejabat negara ini yang mau dimintai keterangan, pembuangan limbah yang sudah menelan korban jiwa.
Baca juga: Kejaksaan Simpan Uang Korupsi Komisaris PT DJA Rp3,5 Miliar
Tidak hanya itu, Kasi Penataan Hukum Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim, Ainul Huri saat akan dikonfirmasi Potretkota.com atas tewasnya bocah akibat libah PG Candi Baru, ia memilih tidak bersuara. Bahkan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provins Jatim, Dr. Ir. Diah Susilowati, MM juga memilih menghindar dari wartawan.
Peran serta kinerja Dinas Lingkungan Hidup Dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo dalam menegakkan UU No 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) saat ini patut dipertanyakan. (Tio/Foto.Int)
Editor : Redaksi