Potretkota.com - Dalam rangka pembangunan zona intergitas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya meluncurkan program unggulan "Perak Bisa", Rabu (5/12/2018).
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKBP Antonius Agus Rahmanto menjelaskan, program WBK dan WBBM sudah dijalankan sejak 6 bulan lalu. Hal tersebut bisa diihat dari pelayanan SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian), Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) serta pembangun ruangan tahanan yang layak.
Baca juga: Pelindo Pastikan Pelabuhan di NTT Beroperasi Normal Pasca Gempa
“Nanti akan ada pelayanan bagi penyandang disabilitas, tempat bermain anak dan ibu menyusui,” kata Antonius.
Baca juga: Tangis di Balik Putusan Pengerukan Kolam Pelabuhan Tanjung Perak
Menurutnya, hal ini sudah menjadi parameter dari Menpan (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara) untuk menuju WBK. Oleh karena itu Kapolres mengajak Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) dan pemangku kepentingan (stakeholder) dengan harapan mereka turut membantu kita dalam perjalanan mendapatkan predikat WBK.
Baca juga: Bawa Nama Tuhan, 6 Terdakwa Akui Tak Pernah Korupsi Proyek Pengerukan Kolam Pelabuhan
“Program ‘Perak Bisa’ maka harus ada kerjasama dari semua pihak. Masyarakat juga bisa mengawasi sehingga pelayanan dapat tercapai dengan baik. Dan apabila diketahui ada pelanggaran dilakukan anggota atau jajaran akan diberikan punishment (hukuman),” terang Antonius. (Tio)
Editor : Redaksi