Potretkota.com - Calon Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi membentak wartawan saat dikonfirmasi dugaan korupsi Bank Daerah Lamongan (BDL) yang ditangani oleh Unit II Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jatim.
“Terkait dugaan korupsi BDL, apakah bapak sudah pernah diperiksa Polda Jatim, Pak,” tanya wartawan Fajar Yudha Wardhana kepada Yuhronur, Jumat (27/11/2020) malam.
Baca Juga: Perkara Demo Isu Perselingkuhan, Hakim Minta Jemput Paksa Kadindik Jatim Aries Agung Paewai
“Katanya Siapa! Kata Siapa! Saya tidak mau menjawab,” timpal Yuhronur dengan nada tinggi kepada wartawan.
Akiban bentakan tersebut, massa Yuhronur Efendi usai menghadiri Debat Oublik Pilbup Lamongan 2020, disalah satu station televisi swasta di Surabaya langsung mendorong wartawan hingga terjadi kericuhan.
Baca Juga: Sisa Kas Cuma Rp75 Juta, Perumda Panglungan Nekat Pinjam Dagulir Bank UMKM Jatim Rp1,5 Miliar
Akibat perbuatan tidak menyenagkan ini, Fajar Yudha Wardhana menegaskan, segera melaporkan kejadian ini ke Polda Jatim. “Saya sudah menyusun Surat Pengaduan untuk ke Polda Jatim. Dalam waktu dekat, saya beserta kuasa hukum ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jatim,” tegasnya, Sabtu (28/11/2020).
Sementara, Dwi Heri Mustika mantan wartawan yang kebetulan ikut menyaksikan debat membenarkan peristiwa ini. “Saya sempat mengambil video kejadian. Memang benar, saya langsung menarik Yudha dari kerumunan massa yang saat itu terlihat emosional,” jelasnya.
Baca Juga: Tanpa Koordinasi dan Kompensasi, Tiang Wifi di Pasuruan Tetap Berdiri
Perlu diketahui, Dalam bukti Surat Perintah Nomor: Sprin/1344/VII/Res.3.3/2020/Ditreskrimsus tanggal 09 Juli 2020, Polda Jatim telah memeriksa dugaan kridit fiktif Bank Daerah Lamongan (BDL) senilai ratusan miliar.
Alasan Fajar Yudha Wardhana berkonfirmasi ke Yuhronur Efendi, karena Calon Bupati Lamongan ini pernah menjadi Plt. Direktur Utama BDL 2019. (Hyu)
Editor : Redaksi