Potretkota.com - Dewan Pimpinan Cabang Pemuda Demokrat Indonesia (DPC-PDI) Kota Surabaya, ikut mengecam aksi terorisme yang beberapa hari lalu berulah kembali di Indonesia.
DPC PDI Surabaya Mengajak Memahami Konsepsi Nasionalisme Dalam Melawan Terorisme. Seperti peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral, Makasar, dan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (31/3/2021) kemarin.
Baca Juga: Agus Kasiyanto Hakim Ad Hoc Tipikor Kenalkan Pengadilan ke Mahasiswa Hukum Unesa
Dengan terjadinya peristiwa tersebut, DPC-PDI Kota Surabaya melalui Sekretarisnya, Jonnathan Prasetya Nafi menyatakan, pihaknya mengajak masyarakat untuk bersama-sama melawan dan mengutuk keras terorisme di tanah air ini.
"DPC Pemuda Demokrat Indonesia Kota Surabaya, dengan ini melawan dan mengutuk keras peristiwa Bom bunuh diri yang terjadi di gereja katedral, makasar dan aksi teror di mabes polri," kata Jonnathan melalui telpon pada Potretkota.com, Jumat (2/4/2021).
Karena, aksi terorisme dan radikalisme kata pria yang dikenal sebagai bung Jonathan itu, dapat menimbulkan sebuah ancaman dalam menjaga dan merawat keragaman masyarakat Indonesia.
Untuk itu, lanjut Jonnathan, Pemuda Demokrat Indonesia Surabaya, bersama jajaran TNI, dan Polri bersinergi untuk bersama2 melawan tindak terorisme, serta bersama-sama menanamkan nilai-nilai toleransi terhadap umat beragama khususnya di kota surabaya.
"Pemuda Demokrat Indonesia Surabaya bersama jajaran TNI, dan Polri bersinergi untuk bersama2 melawan tindak terorisme, serta bersama2 menanamkan nilai2 toleransi terhadap umat beragama khususnya di kota surabaya," ungkapnya.
Baca Juga: Marhaenis: Apakah Hari Kesaktian Pancasila Betul-betul Objektif?
Selain itu, menurutnya, konsepsi-konsepsi soal nasionalisme bukan hanya berbica soal kita cinta kepada tanah air Indonesia, tetapi konsepsi nasionalisme juga mengajarkan kepada kita semua arti mencintai sesama umat manusia.
Sebab, pendapat Jonnathan, ketika kita cinta kepada manusia, maka kita sudah menujukkan kepada seluruh umat manusia bahwa kita juga cinta kepada tuhan yang maha esa. "kami dari pemuda demokrat indonesia surabaya mengajak seluruh warga negara indonesia, khususnya warga surabaya untuk gotong royong menjaga keberagaman dan persatuan indonesia sebagai bukti bahwa kita mencintai tanah air indonesia," serunya.
Oleh karenanya, PDI Kota Surabaya, membuktikan seruannya itu, dengan melakukan aksi nyata, yaitu pada malam Paskah, ikut mendatangi saudara-saudara Kristiani yang melaksanakan ibada di Gereja GPIB, Jalan Wisma Mukti di jalan Perum Wisma mukti, Klampis Anom, Surabaya, dengan harapan dapat melaksanakan ibada secara aman dan nyaman, sehingga ritualnya bisa khusuk.
Yang dalam hal itu, Pemuda Demokrat bersama-sama Polsek Sukolilo, Bhabinsa dari Koramil 0831/04 Sukolilo, yang disambut oleh Namanya Pdt. Ny. Dina Haba - Akihary , S.Th dan Penatua Jimmy Hanock Nafi.
Baca Juga: BEM Nusantara Jatim Minta TNI Kembali ke Barak
Lebih lanjut, sebagaimana yang disampaikan Iptu Budi San, Kasie Intelkam Polsek Sukolilo yang berharap, pelaksanaan dari prosesi pelayanan paskah aman terkendali dalam kebhineka Tunggal Ika-an."Saya berharap agar pelaksanaan dari ibadah paskah dapat berjalan lancar terkendali dengan semangat kebhinekatunggal Ikaan," minta pria yang juga warga Pucang Sewu ini.
Selain itu, dari Peltu Armada, bhabinsa klampis Ngasem, menyampaikan pesan agar ditingkatkan protokol kesehatan bagi jemaat yang hadir serta bagi seluruh jemaat tetap tertib dalam menjalankan keamanan dan ketertiban saat melaksanakan ibadah.
"Kami mengharapkan umat gereja dapat mengikuti protokol kesehatan. Serta menjalankan ibadah dengan baik,tertib dan selalu memberikan arti dan makna kebersamaan," tutupnya. (Qin)
Editor : Redaksi