Kasus Seksual di Kabupaten Pasuruan Meningkat

avatar potretkota.com
foto ilustrasi
foto ilustrasi

Potretkota.com - Salah satu Satgas PPA (Perempuan dan Perlindungan Anak), Dr Ugik mengajak sejumlah organisasi untuk melakukan sosialisasi pencegahan kasus pelecehen seksual terhadap perempuan dan anak. Hal ini dilakukan, supaya kasus tersebut tidak semakin meningkat.

Di bulan November 2022 ini, kasus pelecehan seksual yang ada di Kabupaten Pasuruan tersebut semakin meningkat. Terhitung saat ini kasus pelecehan terhadap perempuan terdapat 29 kasus dan untuk anak-anak terdapat 25 kasus. Data tersebut didapat saat korban melakukan pelaporan kepada kepolisian.

Baca Juga: Germo My Tower Hotel Dihukum 3 Tahun Penjara

Dr Ugik menyampaikan meningkatnya kasus pelecehan seksual ini didasari oleh tren yang ada. "Salah satunya yakni tren yang sudah menyebar dimedia sosial. Dan Pelecehan itu sendiri tidak melulu terkait kekerasan kepada perempuan maupun anak. Melainkan kekerasan ini terbagi menjadi dua yaitu kekerasan fisik dan non fisik," katanya kepada wartawan.

Baca Juga: Anak 16 Tahun Layani Seks di My Tower Hotel Surabaya

Lebih lanjut Dr Ugik yang juga selaku sebagai Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk & Keluarga Berencana (DP3AP2KB) mengatakan meningkatnya kasus pelecehan seksual ini, berharap organisasi masyarakat yang ada disekitar mau bekerjasama untuk melakukan sosialisasi pencegahan.

Baca Juga: Wahyu di My Tower Hotel Jual Anak Dibawah Umur

"Organisasi tersebut diantaranya fatayat, muslimat, tausiyah, dan juga PKK. Sosialisasi tersebut dilakukan guna menjaga keharmonisan didalam rumah tangga. Sehingga diharapkan tidak ada lagi yang kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak," imbuhnya. (Mat)

Berita Terbaru