Humas Polrestabes Surabaya Belum Berikan Keterangan Soal Dugaan Korupsi Sungai jadi Rumah

avatar potretkota.com
salah satu pembatas sungai dibawah rumah warga
salah satu pembatas sungai dibawah rumah warga

Potretkota.com - Pengaduan dugaan korupsi jual beli aset Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berupa aliran sungai yang saat ini berubah jadi perumahan di daerah Gunung Anyar Emas Surabaya, sudah lama diadukan ke Polrestabes Surabaya. Namun, hingga saat pengadu masih belum mendapatkan hasil perkembangan yang memuaskan.

Winarto dari LSM yang mengadukan ke polisi awal tahun 2022 pun heran. Padahal, alat bukti dan saksi sudah disodorkan semua. "Mulai saksi, bukti, petunjuk, semua sudah diserahkan ke penyidik," katanya, Rabu (10/1/2023).

Baca Juga: Perkara Demo Isu Perselingkuhan, Hakim Minta Jemput Paksa Kadindik Jatim Aries Agung Paewai

Menurutnya, sesuai dengan KUHP harusnya pengaduan dugaan korupsi yang diberikan polisi sudah memiliki kesatuan yang mengikat. "Harusnya sudah semua, tapi engga tau kenapa tidak ada perkembangan lagi," ujar Winarto.

Dijelaskan Winarto, terakhir menerima pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan April 2022. "Tapi sampai sekarang belum dapat kabar lagi," jelasnya. BERITA TERKAIT: Sungai Gunung Anyar Jadi Rumah Bersertifikat

Baca Juga: Tanpa Koordinasi dan Kompensasi, Tiang Wifi di Pasuruan Tetap Berdiri

Hal senada, Ivan salah satu warga yang mengetahui sungai jadi rumah pun bertanya-tanya terkait pemeriksaan polisi yang tidak kunjung ada titik terang. "Harusnya sudah cukup, ada tiga warga yang sudah jadi saksi. Tapi polisi masih meminta beberapa surat pernyataan warga yang menyatakan sungai jadi rumah," tambahnya.

Ivan dengan tegas menjelaskan, bahwa sungai yang jadi rumah dulunya memiliki luas 12 meter. "Dalam sertifikat BPN jelas, bukti sungai tertuang pada gambar," tegasnya.

Baca Juga: Ishaq Jayabrata dan Ary Sylviati RS Pura Raharja Menolak Dikonfirmasi Dugaan Pemalsuan Akta Otentik

Sementara, Humas Polrestabes Surabaya Kompol Muchamad Fakih saat dikonfirmasi terkait perkembangan pemeriksaan dugaan korupsi aset Pemkot Surabaya berupa sungai jadi rumah di daerah Gunung Anyar Emas Surabaya memilih tidak berkomentar. (Asb)

Berita Terbaru