Akibat Curi Limbah Medis

Cleaning Service RSUD M. Soewandhie Ditangkap

avatar potretkota.com
Foto capture CCTV RSUD M. Soewadhie
Foto capture CCTV RSUD M. Soewadhie

Potretkota.com – Limbah medis milik RSUD M. Soewandhie Surabaya yang diduga dibuang ngawur, rupanaya berbuntut panjang. Tidak seperti yang selama ini diberitakan, pembuangan limbah medis rumah sakit milik Pemerintah Kota Surabaya itu sarat akan rekayasa oleh oknum pegawai rumah sakit itu sendiri yang bermain dengan orang di luar struktur RSUD M. Soewandhie.

Seperti disampaikan sebelumnya, Direktur RSUD M. Soewandhie Surabaya dr. Billy Daniel Mesakh menduga bahwa pembuangan limbah medis di TPS (Tempat Pembuangan Sampah) sebelah makam tokoh nasional, Wage Rudolf (WR) Supratman, Jalan Kenjeran, Kecamatan Tambaksari Surabaya, adalah hasil rekayasa karyawan OB (Office Boy) dengan orang di luar struktur RSUD M. Soewandhie. BERITA TERKAIT: Direktur RSUD dr Mohamad Soewandhie Tanggapi Limbah Dibuang Ngawur

Baca Juga: Pencurian Uang Jamaah Tanda Lemahnya Bentuk Keamanan Wisata Religi Sunan Ampel

Pihak rumah sakit menduga, ada dua orang di luar struktur yang sengaja membayar karyawan RSUD M. Soewandhie supaya mencuri limbah medis dan mengarahkan untuk membuangnya di TPS. Kejadian ini pun kemudian dilaporkan ke kepolisian, dalam hal ini Polsek Simokerto Polrestabes Surabaya. Menurut Billy, dari hasil laporan tersebut sudah ada satu orang yang diamankan petugas.

“Lalu pada saat mereka buang mereka seolah-olah digerebek untuk eh ini punya Soewandhie gini gitu pak. Ya sudah kami laporkan ke kepolisian, ke Pak Kapolsek. Pak Kapolsek langsung merespon dan sudah ketahuan. Ceritanya itu, rupanya ada dua orang yang membayar karyawan saya ini, dari situ karyawan ini bawa keluar barang itu, menyerahkan ke mereka, baru mereka bikin skenario seperti tadi,” jelas Billy, Sabtu, (19/8/2023) lalu.

Baca Juga: Gondol Meteran PDAM, Pelaku Nyaris Dihakimi Massa di Bulak Rukem

Sementara, meski sempat lama tidak menanggapi upaya konfirmasi Potretkota.com terkait persoalan limbah medis RSUD M. Soewandhie, Kapolsek Simokerto Kompol Dwi Nugroho mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan penyidikan untuk mengungkap motif tersangka pencurian limbah medis RSUD M. Soewandhie.

Baca Juga: Pura-pura Pesen Kopi dan Mie, NK Curi Handphone Pemilik Warung

“Dari kemarin memang belum ada rilis terkait berita sama sekali, berkaitan dengan proses lidik dan sidik untuk kepentingan ungkap motif dari pelaku. Sementara yang dikeluarkan pemberitaan terkait 363 pencurian dengan pemberatan tersangka atas nama ZA pegawai RS bagian cleaning service,” kata Dwi melalui pesan singkatnya, Rabu, (30/08/2023). (ASB)

Berita Terbaru