Potretkota.com - Awaludin Yudha, Bos CV Mitra Alam Sejahter ataupun UD Barokah serta pegawai UD Mega Antik Furniture, yakni Sayadi dan Dania Meriza, jadi saksi dalam perkara dugaan korupsi yang menjerat Wakil Bupati (Wabup) Bondowoso Irwan Bachtiar Rachmat dan Muhammad Hidayah Ketua organisasi Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Bondowoso.
Saksi Awaludin Yudha mengaku, dipanggil Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bondowoso lantaran pernah membuat nota atau kwitansi palsu. Alasannya sederhana, karena kasihan.
Baca Juga: Terdakwa Irwan Bachtiar Rachmat Diputus 1 Tahun 3 Bulan Penjara
“Pada saat itu memang penerima hibah membuat LPJ, dari Mebel Antik. Kemudian kami dapat lapor Ustad Hidayah, rekan-rekan ditolak karena nota dari Mega Antik semua. Karena kasihan, beberapa dari Madrasah tersebut saya buatkan nota Barokah dan Mitra.” Jelasnya, Kamis (31/7/2025) kemarin.
“Jumlahnya engga sekitar 20an,” tambah Awaludin Yudha, di Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya.
Menurut Awaludin Yudha, terkait bantuan nota atau kwitansi palsu ia tidak mendapatkan sepeser rupiah. “Saya tidak terima apa-apa, seribu rupiah pengganti nota tidak ada,” ucapnya, semua dilakukan atas permintaan Terdakwa Hidayah.
Baca Juga: Terdakwa Irwan Bachtiar Rachmat Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara
Semua dilakukan saksi Awaludin Yudha, karena satu jamaah di Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Bondowoso. “Kalau kedekatan kami, karena sama-sama di Bamusi. Dan keluh kesah dari teman-teman terus dimintai tolong,” imbuhnya.
Sementara, Sayadi Kepala Tukang UD Mega Antik Furniture sudah hampir 20 tahun bekerja ikut Terdakwa Irwan Bachtiar Rachmat. Selama ini, mulai jam 7-18.00 Wib, ia hanya mendapat upah perhari Rp60 ribu. Tak dipungkiri, pernah membuat kursi guru dan siswa, lemari arsip, dan kebutuhan sekolah lainnya.
Baca Juga: Keterangan Auditor Kejati Jatim Dapat Penolakan dari Pihak Terdakwa Korupsi Bondowoso
“Order dari Bapak (Irwan Bachtiar Rachmat) langsung, pegawainya 10 orang, kadang lembur,” urainya, bahan yang datang kasar terus diamplas dan dipernis.
Senada, Dania Meriza yang bekerja bagian admin sejak 2023 di UD Mega Antik Furniture mengaku, bahan dasar meubelair atau mebel dari supplier. Paket yang dijual mulai dari A sampai E. “Saya engga hafal, yang buat harga bapak, pembayaran langsung ke owner,” pungkasnya. (Hyu)
Editor : Redaksi