Potretkota.com - Satuan Reserse PPA-PPO Polresta Sidoarjo menggelar razia dugaan praktik prostitusi online di sejumlah hotel wilayah Sidoarjo selama bulan Ramadan.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan 8 wanita yang diduga sebagai pekerja seks komersial (PSK), dua di antaranya masih di bawah umur.
Baca Juga: Satpol PP Sidoarjo Sosialisasi Tata Tertib Bulan Suci Ramadan 1447 H
Selain itu, polisi turut mengamankan dua pria yang diduga sebagai pelanggan dan ditemukan berada di dalam kamar bersama wanita yang diamankan.
Kepala Satuan Reserse PPA-PPO Polresta Sidoarjo, AKP Rohmawati Lailah, mengatakan razia dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban dan kekhusyukan masyarakat selama bulan suci Ramadan.
“Dalam kegiatan razia ini, kami mengamankan delapan orang wanita yang diduga sebagai PSK dari sejumlah hotel di wilayah Sidoarjo. Dua orang pria yang berada di dalam kamar bersama wanita tersebut juga turut kami amankan untuk pemeriksaan,” katanya, Sabtu (21/2/2026).
Baca Juga: Jelang Ramadan 2026, Pakde Karwo Ziarah ke TPU Keputih
Dari hasil penggeledahan di lokasi, petugas menemukan sejumlah alat kontrasepsi di dalam kamar yang diduga digunakan untuk praktik prostitusi. Polisi juga mendapati dua dari delapan wanita yang diamankan tidak dapat menunjukkan identitas diri dan diketahui masih berusia di bawah umur.
“Dari hasil pemeriksaan di lokasi, petugas juga mendapati alat kontrasepsi. Selain itu, dua dari delapan wanita yang diamankan diketahui berusia di bawah umur karena tidak dapat menunjukkan data identitas diri,” tambahnya.
Seluruh pihak yang diamankan kemudian dibawa ke Mapolresta Sidoarjo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga mendalami kemungkinan adanya jaringan atau pihak tertentu yang terlibat dalam praktik prostitusi online tersebut.
Baca Juga: Aroma Kurma Menguat Tanda Ramadan Kian Dekat
“Kami masih melakukan pendalaman, termasuk meminta keterangan dari pihak pengelola hotel terkait dugaan praktik prostitusi online yang terjadi di tempat mereka,” jelas AKP Rohmawati Lailah.
Pihak kepolisian menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap praktik prostitusi, khususnya selama Ramadan, guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif di wilayah Sidoarjo. (SR)
Editor : Redaksi