Potretkota.com - Musyawarah Cabang (Muscab) VI Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sidoarjo yang digelar di salah satu hotel, Sabtu (4/4/2026), berlangsung dinamis. Di balik jalannya sidang pleno, sejumlah Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) kecewa lantaran usulan nama bakal calon (balon) ketua tidak diakomodasi.
Sebanyak 18 DPAC menghadiri Muscab tersebut. Namun, delapan di antaranya menyatakan kekecewaan karena nama Subandi yang mereka dorong sebagai bakal calon Ketua DPC PKB Sidoarjo tidak mendapat ruang dalam forum.
Baca Juga: Jalan Terjal Emil dan Ancaman Kuda Hitam
Ketua PAC Tanggulangin, Zainul Abidin mengatakan bahwa dalam tata tertib sidang, peserta diperbolehkan mengusulkan nama kandidat. Hal itu, menurutnya, juga disampaikan oleh Sekretaris Jenderal DPP PKB, Hasanuddin Wahid.
“Dalam tata tertib disampaikan boleh usul nama kandidat. Tapi saat pleno, banyak dari kami angkat tangan untuk mengusulkan nama Pak Bandi, tidak direspons,” ujarnya usai sidang.
Ia menyebut beberapa ketua PAC telah mencoba menyampaikan interupsi, namun tidak diberi kesempatan berbicara. Delapan DPAC yang disebut sepakat mengusulkan Subandi antara lain berasal dari Tanggulangin, Tarik, Candi, Krian, Tulangan, Porong, Buduran, dan satu PAC lainnya.
“Kami kecewa karena tidak bisa menyampaikan usulan. Ini murni aspirasi dari teman-teman PAC tanpa intervensi pihak mana pun,” tegasnya.
Kekecewaan serupa disampaikan Ketua PAC Tarik, Nanang Wahyono. Ia menilai jalannya sidang berlangsung cepat sehingga tidak memberi ruang bagi peserta untuk mengajukan kandidat tambahan.
“Padahal dalam tata tertib diperbolehkan. Tapi saat ingin mengusulkan, tidak diberi kesempatan,” ujarnya.
Namun, pihak panitia membantah adanya pengabaian usulan. Ketua Panitia Muscab VI PKB Sidoarjo, Achmad Muzayyin, menegaskan tidak ada peserta yang mengajukan nama baru dalam sidang pleno.
“Seluruh PAC menerima empat nama bakal calon yang diumumkan. Tidak ada usulan tambahan saat sidang berlangsung,” katanya.
Menurutnya, seluruh rangkaian sidang pleno, mulai dari pembahasan tata tertib, laporan pertanggungjawaban, program kerja, hingga penetapan bakal calon, berjalan lancar sesuai mekanisme.
Baca Juga: Partai Demokrat Jatim Berpotensi Ganti Pengurus Jelang Pemilu 2029
Sementara itu, DPP PKB melalui DPW PKB Jawa Timur resmi mengumumkan empat nama bakal calon Ketua DPC PKB Sidoarjo. Wakil Ketua DPW PKB Jatim, Thoriqul Haq, menyebut keempat nama tersebut adalah H. Abdillah Nasih (Cak Nasih), H. Rizza Ali Faizin (Kaji Rizza), H. Usman, dan Ibnu Firdaus. (SR)
“Empat nama ini merupakan hasil pemetaan DPW dan DPP PKB,” ujarnya.
Ia menambahkan, keempat kandidat selanjutnya akan mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK), yang meliputi tes psikologi dan wawancara. Keputusan akhir terkait ketua terpilih sepenuhnya berada di tangan DPP PKB.
Menanggapi isu munculnya nama lain di luar empat kandidat, termasuk Subandi, Thoriqul Haq memilih tidak memberikan komentar.
Di sisi lain, Sekjen DPP PKB, Hasanuddin Wahid, menegaskan bahwa Muscab tidak semata-mata mencari figur ketua, tetapi membentuk kepengurusan yang solid.
Baca Juga: Biaya Rekomendasi Partai Pemenangan Sugiri Sancoko dan Lisdyarita Terungkap dalam Sidang
“Muscab ini bukan hanya memilih ketua, tetapi membentuk ‘dream team’ yang mampu melayani masyarakat secara kolektif,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa partai harus hadir di tengah masyarakat setiap saat, bukan hanya menjelang pemilu. Karena itu, figur yang terpilih diharapkan mampu bekerja nyata dan tidak menjadi beban bagi daerah.
“Mencari pengurus yang bisa mengurusi Sidoarjo, bukan menjadi urusan di Sidoarjo,” katanya.
Hasanuddin juga memastikan proses seleksi bakal calon dilakukan secara objektif melalui uji kelayakan yang melibatkan akademisi, termasuk tes psikologi, analisis profil pribadi, hingga penelusuran rekam jejak.
Muscab VI PKB Sidoarjo sendiri merupakan bagian dari agenda serentak nasional yang digelar di berbagai daerah di Indonesia. (SR)
Editor : Redaksi