Potretkota.com - Ketagihan rental game playstation, bocah belasan tahun menjadi penjahat jalanan. Mereka adalah, MA (16) warga Candi Lontar Surabaya dan MDF (14) warga jalan Tengger Kandangan Surabaya.
Menurut Kapolsek Tandes Polrestabes Surabaya, Kompol Kusminto, keduanya tertangkap saat anggota melakukan patroli rutin. “Saat itu sedang ada patrol rutin, kemudian ada teriakan warga, dan setelah dilakukan penangkapan dan interogasi, ternyata benar keduanya baru saja mengambil satu unit hp milik pengguna jalan,” katanya, Rabu (17/10/2018).
Baca Juga: Dua Pemuda Mabuk di Pandugo Nekat Rampas Ponsel Pelajar
Korban bernama Anastasya Azzahra, bocah 14 tahun menjadi target sasaran saat melintas di Manukan Rejo Surabaya. Saat itu, korban sibuk bermain handpone bersama temannya, tidak taunya pelaku yang mengendarai motor bebek L-3822-XE, mendekat dan langsung merampas handpone milik korban, kemudian kabur ke arah Jalan Manukan Tama Surabaya.
Mendengar teriakan korban, warga langsung mengejar dan menangkap pelaku. Pelaku yang masih belasan tahun ini sempat diamuk massa, namun beruntung petugas kepolisian menyelamatkannya.
Baca Juga: Aksi Jambret Sasar Anak-Anak Tertangkap CCTV
Sementara, MA kepada Polisi mengaku sudah berulang kali melakukan aksi penjambretan. Sasarannya perempuan atau anak-anak yang kerap bermain handpone di sepeda motor maupun dipinggir jalan. “Pas lewat ada anak kecil duduk main handpone, langsung kita pepet ambil barangnya, korbannya teriak lalu ada yang mengejar, mau puter balik tapi jatuh dan tertangkap,” terangnya.
Ironisnya, aksi penjambretan ini dilatarbelakangi kecanduan game playstation. “Uang hasil jambret biasa kita pakai untuk main game sepak bola,” tambah MA.
Baca Juga: Gagal Beraksi, Copet Pasar Tugu Pahlawan Lompat Sungai Tewas
Karena masih dibawah umur, Petugas Sementara Waktu Menitipkan Keduanya Ke Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA), guna menunggu proses hukum lebih lanjut. (Jar)
Editor : Redaksi