Potretkota.com - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Surabaya terus memacu diri dalam memperbaiki kualitas pelayanan. Hal itu, telah disampaikan Direktur Utama (Dirut) PDAM Surya Sembada, Mujiaman Sukirno, di 'Ngobrol Pintar (Ngopi)'.
Acara yang mengangkat tema ‘Ask The Director’ tersebut juga mengundang para Mahasiswa dan LSM. Acara itu juga dalam rangka Peringatan Hari Jadi Ke-43 Tahun, yang digelar di Rumah Air Surabaya, Jl Basuki No. 119-121, Kel. Embong Kaliasin, Kec. Genteng, Kota Surabaya.
Baca juga: Teror Penghapusan Berita Digital Jadi Sorotan, Praktisi Tekankan Perlindungan Karya Jurnalistik
Di depan para LSM dan Mahasiswa yang hadir, Mujiaman memgatakan bahwa pihaknya selalu memperbaiki kualitas pelayanan pada masyarakat. Untuk itu, dalam meningkatkan pelayanannya perlu support stakeholder beserta pihak-pihak yang mempunyai kepentingan terhadap PDAM, agar bisa dikelola secara profesional.
"PDAM berusaha memperbaiki diri, pelayanan pada masyarakat, hari ke hari selalu terus dilakukan perubahan tingkatkan kualitas, namun perlu mendapatkan support stakeholder beserta pihak berkpentingan pada PDAM agar dikelola profresional," kata Mujiaman pada awak media, Jumat (6/12/2019).
Dalam mengatasi permasalahan air di Kota Surabaya, sambung Mujiaman, pihaknya membutuhkan bolo (teman). Untuk itu, para Mahasiswa diajak ikut serta dalam memahami perkara air minum di Surabaya. Sebab, menurutnya, Mahasiswa merupakan calon pemimpin bangsa di masa depan. Mereka harus tahu bagaimana menentukan sumber daya alam yang berkeadilan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Baca juga: GMNI Surabaya Soroti KUHP/KUHAP Baru dan Kelembagaan Polri
"Dalam menghadapi permasalahan penyediaan air minum di kota surabaya, kami cari bolo. para mahasiswa sebagai pemimpin bangsa di masa depan mengerti masalah air. jadi pemimpin menentukan kebijakan sumber daya alam keadilan sossial bagi seluruh masyarakat indonesia," sambung Mujiaman.
Lebih lanjut, Mujiaman mengatakan, ternyata mahasiswa lebih kritis lagi terhadap kinerja PDAM Surabaya yang dikerjakan. Mereka memberi masukan dan rencana perbaikan PDAM ke depan.
“Investasi pemerintah yang sebesar 2,4 triliun rupiah pada pengelolaan PDAM Surabaya, kami kooperatif dengan Pemprov, Pemkot, dan Perusahaan agar sinergi dan kinerja program yang kami rencanakan berhasil dengan maksimal,” ungkap Mujiaman.
Baca juga: Surabaya Tuan Rumah Regional Leader Forum 2025
Selain itu, Dirut PDAM Surya Sembada Surabaya itu, membeberkan bahwa berdasarkan laporan yang yang masuk, warna air yang mengalir sekarang mulai menguning, disebabkan masih kemarau dan sungai menjadi penampung limbah.
"Memang ada kenaikan tingkat polusi di air pada musim kemaran jumlah air kecil jumlah bungannya besar kita lakukan ngantor di pabrik minggu kemarin setiap detail kerja di lapangan dengan baik mengurangi resiko gagalan pengolahan limbah fungsi lebih baik jarfest dosis agar slalu," pungkas Mujiaman. (Qin)
Editor : Redaksi