Tretes Lockdown, Eko: Warga Bisa Mati Kelaparan

potretkota.com

Potretkota.com - Satgas Covid-19 Kelurahan Prigen telah memberlakukan penutupan akses jalan yang ada di kawasan Tretes, Kelurahan Prigen, Kecamatan Prigen. Dampaknya tempat penginapan seperti villa, Kamaran dan tempat hiburan lainya menjadi sepi. Hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.

Menurut warga Pesanggrahan, Kelurahan Prigen, Eko bahwa mulai beberapa hari kemarin akses jalan menuju ke Pesanggrahan di tutup. "Jadi tempat villa, Kamaran dan tempat hiburan lainya dilarang buka. Selain itu orang luar dilarang masuk, kecuali warga Tretes. Kalau warga luar masuk, harus mengetahui atau ijin satgas Covid-19 setempat," katanya.

Baca juga: Kadis Peternakan Jatim Enggan Komentari Soal PMK, Ada Apa?

Dampak Corona atau Covid-19 perekonomian warga tretes bagi yang tidak mampu jadi terganggu. "Apalagi di suruh Lockdown tapi tidak diberi solusi, warga bisa-bisa mati kelaparan bukan mati karena virus corona. Bayangkan, kalau harus dengan di Lockdown apa keluarga kami nanti makan rumput-rumputan. Kami harap pemerintah daerah lekas memberikan solusi bagi rakyat kecil seperti kami," jelasnya.

Baca juga: Aspednak Bantu Atasi Penyebaran Virus Babi

Kawasan Pprigen yang ditutup akses jalan saat ini mulai dari Pesanggrahan, Watuadem, Pecalukan, Gg Sono, Magersari, Ledug dan lainya. "Sebab dalam kondisi zona merah," terang Eko.

Baca juga: Virus Demam Babi Afrika Pernah Masuk Jawa Timur

Dibenarkan oleh warga asli Kelurahan Prigen yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi DPRD, Kabupaten Pasuruan, Joko Cahyono menyampaikan, kawasan Tretes sudah ditutup. "Penutupan dilakukan untuk memutus mata rantai pandemik Covid-19. Karena kawasan tretes kini memasuki zona merah, jadi masyrakat harus lebih hati-hati dan waspada pada penyebaran virus corona," pungkasnya. (Mat)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru