5 Tukang Becak Ganti Bendera Merah Putih Rusak

potretkota.com

Potretkota.com - Aksi lima tukang becak menggati dua bendera merah putih yang lapuk dan rusak mendapat perhatian. Sebelumnya video itu sempat viral di media sosial (medsos), yang diunggah oleh Henry Sulfianto. Atas unggahan video berdurasi 32 detik ini mendapat banyak komentar dari netizen.

Melihat kabar itu, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan dan Polres Pasuruan langsung turun jalan mendatangi 5 tukang becak yang mangkal di Stasiun Bangil, Selasa (20/10/2020) siang.

Baca juga: Hakim Putus Terdakwa Ivan Sugiamto 9 Bulan Penjara

Kedatanganya selain mengapresiasi juga memberikan bingkisan ke 5 bapak-bapak tukang becak. Sebab ke 5 orang tersebut telah berjasa menyelamatkan bendera merah putih diatas tiang yang kondisinya usang dan sobek-sobek talinya hampir putus. Bendera merah putih tersebut berada di pinggir jalan Raya Simpang Pegadaian, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.

Suroso (65) selaku tukang becak mengatakan, mengganti dua bendera merah putih yang usang dan rusak, dilakukan bersama teman-teman yaitu Dowik, Bambang, Panjul dan Timbul. "Jadi kami lima orang. Waktu itu, pas ngayuh becak di jalan, melihat bendera merah putih diatas tiang memprihatinkan kondisinya usang dan sobek hampir talinya putus. Melihat kondisi itu, kami dan teman-teman langsung naik tiang mengganti bendera lama dengan yang baru. Bendera baru itu saya beli memakai biaya urunan Rp 5 ribu per orang. Harga benderanya Rp 30 ribu," ungkapnya.

Baca juga: Ivan Sugiamto yang Paksa Siswa Menggonggong Dituntut 10 Bulan

Inisiatif ini, dilakukan karena sebagai warga NKRI dan tentunya untuk menghormati jasa para pahlawan. "Karena mengingat sejarah para pahlawan berjuang mati-matian demi mengibarkan bendera sang saka merah putih," tandasnya Suroso.

Sementara Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Sudiono Fauzan menyampaikan terimakasih atas keberpihakan rasa nasionalisnya mengganti bendera yang sudah lapuk dan rusak. "Karena menyelamatkan bendera pusaka merah putih kebanggaan perjuangan para pahlawan kita," singkatnya.

Baca juga: Camat Asemrowo Akan Laporkan Penyebar Video Hoax Soal Wanita Sembunyi Dalam Meja Kerjanya

Terpisah, Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan mengaku, sebagai rasa apresiatif pada 5 tukang becak ini, atas nama Negara memberikan bingkisan kepada bapak-bapak. "Yang mana dengan upaya urunan membeli bendera dan mengganti bendera yang telah terkoyak tersebut. Jelas rasa nasionalisme kelimanya ini patut diapresiasikan dan menjadi contoh bagi kita sebagai anak bangsa yang wajib mencintai NKRI," pungkasnya. (Mat)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru