PT Mylva Inti Reksa Gondol Uang Nasabah

potretkota.com

Potretkota.com - Puluhan nasabah PT Mylva Inti Reksa (MIR) mendatangi Polrestabes Surabaya. Kedatangannya tidak lain, selaian ingin melihat pelaku penipuan diperiksa, juga menanyakan hasil perkembangan pelaporannya.

Moulina Masudah, salah satu pelapor megatakan, saat itu ia didatangi Raden Muhammad Muslim, yang merupakan direksi dan Mariatul Ulfa sale di PT MIR, mengajak untuk berinvestasi jual beli alat dapur, investasi emas dan jasa gadai.

Baca juga: Rahmat Muhajirin Suami Mimik Idayana Laporkan Bupati Sidoarjo Subandi ke Bareskrim Polri

Dengan bujuk rayu dan janji surganya, Muslim memberikan pembagian untung 1,25 % setiap bulannya. “Karena saya kenal akrab dengan Muslim, sehingga percaya dan memasukan modal sebesar Rp 200 juta,” katanya didampingi korban-korban PT MIR lainnya.

Menurut Moulina, awalnya baik-baik saja dan berjalan lanjar selama 3-4 bulan. Namun, tepatnya bulan Juli 2017, warga Sindujoyo Gresik ini mendapat informasi jika kantor PT MIR tutup. “Sehingga saya mendatangi kantor untuk menarik uang akan tetapi tidak ketemu dengan direksi lalu kerumahnya bahkan ke apartemen juga tidak ketemuan," keluhnya pada Potetkota.com

Merasa di bohongi, perempuan yang akrab disapa Ulin berinsiatif melaporkan ke Polrestabes pada bulan September 2017. “Ternyata ada sekitar 30 orang menjadi korban oleh PT Mylva yang totalnya sekitar Rp 3,5 miliar," terangnya.

Baca juga: Polisi Tangkap Tersangka Tipu Gelap Marketplace Modus Test Ride

Ulin berharap, permasalahan ini cepat selesai sehingga uang bisa kembali. “Dan untuk pelaku harus dijerat hukum,” tegasnya.

Tim PT Mylva Inti Reksa (dari kiri) Viki, Jojo, Iswahyudi, Arif, Muslim

Baca juga: Bapak Anak Bos Apartemen My Tower Hotel Terancam Dipidanakan

Sementara, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran mengaku akan memproses kasus ini. “Kasus ini masuk tahap penyidikan,” ujarnya pada wartawan.

Dalam pemeriksaan, sampai saat ini Penyidik Unit Tipikor masih memeriksa enam saksi, tiga di antaranya Direktur Utama, Direktur Area Jatim, dan Manager Area. “Satu diantaranya Muslim,” akunya. (Tio)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru