Potretkota.com - Setelah mendapatkan nomor urut 1, Pasangan calon tunggal Pilkada Surabaya, Eri Cahyadi - Armuji (Erji) langsung meresmikan posko pemenangan, di Jalan Kartini Nomor 129 Surabaya.
Saat peresmian posko, Eri Cahyadi - Armuji menginstruksikan pendukung dan kader, untuk mengosongkan suara kotak kosong, yang merupakan satu-satunya lawan menakutkan dalam Pilkada Surabaya 2024.
Baca juga: Aktivis 98 Minta APH Selidiki Penyelewengan Dana Kampanye Khofifah-Emil Pilkada 2024
“Pilkada seharusnya memilih orang yang punya program yang bisa dirasakan masyarakat,” kata Eri Cahyadi, Senin (23/9/2024).
Menurut Eri, kemenangan kotak kosong hanya akan menghancurkan program-program yang telah dibangun selama mereka menjabat. “Kalau kotak kosong menang, Surabaya tidak punya program. Tidak punya program kok dipilih?” jelasnya.
Baca juga: Laporan Dana Kampanye Khofifah-Emil Rp1,4 Miliar, Aktivis Menyoal Sumbangan Haji Her Rp38 Miliar
Eri Cahyadi memastikan, telah menyiapkan sejumlah program lanjutan untuk periode kedua, termasuk penyelesaian proyek saluran pengendalian banjir dan program kesejahteraan masyarakat.
“Banyak yang harus dilanjutkan, seperti saluran di Gunungsari, Wiyung, Rutilahu, BPJS Ketenagakerjaan. Target kita di 2027-2028 semua warga ber-KTP Surabaya, baik yang sakit maupun kecelakaan, bisa di cover oleh APBD,” tambah Eri Cahyadi.
Baca juga: GMNI Jember Soroti Potensi Koperasi Desa Merah Putih Jadi Jaringan Politik di Desa
Selama masa kampanye 25 September hingga 23 November 2024, Eri Cahyadi - Armuji saat kampanye akan menyebarkan informasi program kepada masyarakat.
Sementara, mantan Ketua KPU Surabaya Nur Syamsi yang kini menjabat Ketua Tim Pemenangan Eri Cahyad - Armuji, akan bekerja keras untuk meraih 100 persen suara. “Kami akan berusaha seoptimal mungkin dengan sumber daya yang sudah mendukung Eri - Armuji,” pungkasnya. (YW)
Editor : Redaksi