Potretkota.com - Di balik warna ungunya yang mencolok, bunga telang kini memiliki cerita baru di Kelurahan Sekargadung, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan. Tanaman yang dahulu hanya dikenal sebagai penghias halaman rumah tersebut kini menjadi ikon kelurahan sekaligus diolah menjadi minuman herbal yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat bagi kesehatan.
Bunga telang tumbuh subur di Paravan Park PMI yang berada di lingkungan RT 03 RW 07, Perum Pesona Candi 2. Kawasan yang berada di tengah permukiman padat penduduk dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Pasuruan ini menjadi ruang hijau produktif yang dimanfaatkan warga untuk membudidayakan berbagai tanaman.
Baca juga: Kompor Bahan Bakar Limbah Minyak Tanah Ala Kelurahan Kepel
Salah satu warga yang mengembangkan olahan bunga telang adalah Anis Sunarsih. Ia bersama masyarakat mulai membudidayakan tanaman tersebut sejak 2023 melalui konsep Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) mandiri.
Menurut Anis, ide mengolah bunga telang menjadi minuman muncul pada awal 2026. Prosesnya pun tidak langsung menghasilkan racikan yang sempurna. Berbagai percobaan dilakukan hingga menemukan perpaduan rasa yang sesuai dengan selera masyarakat.
"Membuat minuman dari bunga Telang mulai awal tahun 2026 dengan beberapa kali percobaan hingga menghasilkan komposisi yang pas seperti sekarang," ujar Anis Sunarsih, Rabu (5/8/2026).
Di kawasan KRPL mandiri tersebut, bunga telang tidak tumbuh sendiri. Warga juga mengembangkan berbagai tanaman lain seperti sayuran dan buah-buahan, serta mengelola pupuk kompos secara mandiri. Area tersebut juga dilengkapi fasilitas publik berupa lapangan bola voli dan arena bermain bagi balita, sehingga menjadi ruang interaksi warga sekaligus ruang edukasi lingkungan.
Untuk menghasilkan minuman yang berkualitas, bunga telang dipadukan dengan berbagai bahan alami. Racikan tersebut terdiri dari sereh, gula batu, madu, serta perasan jeruk lemon yang memberikan cita rasa segar.
Baca juga: Aroma Jamu Rempah Tembokrejo Menembus Kota Wisata Batu
"Yang utama minuman bunga telang kami padukan dengan ramuan sereh, gula batu, madu, dan jeruk lemon untuk menghasilkan minuman yang berkualitas," jelas Anis.
Lurah Sekargadung M Rafly Oktavian Nuruddin menyampaikan apresiasinya terhadap kreativitas warga dalam mengembangkan potensi lingkungan menjadi produk bernilai manfaat. Menurutnya, budidaya bunga telang di Paravan Park Pesona Candi 2 menjadi bentuk pemberdayaan masyarakat sekaligus pemanfaatan ruang terbuka hijau yang produktif.
"Pemerintah Kelurahan Sekargadung mendukung pengembangan budidaya bunga telang sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dan pemanfaatan ruang terbuka hijau yang produktif," ujar Rafly.
Baca juga: Manula Pasuruan Sulap Limbah TV LED Menjadi Cahaya Lampu Hias
Selain memiliki nilai ekonomi melalui produk olahan seperti teh atau minuman bunga telang, keberadaan tanaman tersebut juga memberikan dampak positif bagi lingkungan. Kawasan hijau ini dinilai mampu mempercantik area permukiman, menjadi sarana edukasi pertanian perkotaan, serta berpotensi dikembangkan sebagai destinasi wisata edukasi bagi masyarakat.
Rafly berharap kegiatan tersebut dapat terus berkembang dengan melibatkan lebih banyak warga. "Harapannya dari kegiatan ini dapat melibatkan warga secara aktif, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat semangat gotong royong dalam menjaga lingkungan," pungkasnya.
Dari sebuah tanaman sederhana berwarna ungu, warga Sekargadung membuktikan bahwa kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan dapat melahirkan inovasi yang memiliki nilai ekonomi sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat. (dyt)
Editor : Redaksi