Potretkota.com - Bank Indonesia wilayah Jawa Timur berencana memfasilitasi pengusaha Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk membuat mudah proses sertifikasi halal. Hal tersebut baru-baru ini dibahasa dalam Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2018.
Selain membuat mudah proses sertifikasi halal, Bank Indonesia wilayah Jawa Timur juga memfasilitasi wakaf uang. Wakaf uang itu sendiri menurut Departemen Agama yakni wakaf yang dilakukan seseorang, kelompok orang, lembaga atau badan hukum dalam bentuk uang tunai. Termasuk ke dalam pengertian uang adalah surat-surat berharga.
Baca juga: Lima Anak Menunggu di Rumah Kontrakan, Sang Ayah Ditahan Polisi Akibat Tak Bisa Lunasi Utang
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jatim, Difi Ahmad Johansyah mengatakan, proses sertifikasi halal nanti bekerjasama dengan Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (MUI), Forum Industri Kecil Menengah (IKM) ataupun masyarakat ekonomi Sharia.
Baca juga: Supplier Buah Lokal Gugat Superindo ke PN Mojokerto
"Ada 4 poin yang sudah dilakukan oleh BI Jatim antara lain membantu dan memfasilitasi sertifikasi halal UMKM,wakaf uang, pengembangan ekonomi di pesantren serta pendaftaran sertifikasi dan kompetensi dewan pengawas syariah," kata Difi, Jumat (23/11/2018).
Baca juga: Bisnis Pelindo Regional 3 Alami Pertumbuhan Signifikan
Menurut Difi, ISEF 2018 sudah menjadi showcase keberhasilan ekonomi sharia dalam pengembangan ekonomi masyarakat khususnya masyarakat di Jawa Timur. “Karena dinegara lain sudah melakukannya, seperti Australia pengimpor daging halal, China pengimpor baju muslim dan sebagainya,” ujarnya. (Tio)
Editor : Redaksi