Jambret Handpone Gubeng Pojok Dimassa

avatar potretkota.com

Potretkota.com - Mochammad Sholeh, warga asal Omben, Sampang dikeroyok massa usai melakukan aksi kejahatan jambret di Jl Gubeng Pojok, Surabaya. Pria 30 tahun ini ditangkap oleh para pemuda, saat hendak melarikan diri.

Datangnya massa karena teriakan korban Uhela Mawadati (20) asal Kalimantan Barat. "Saat itu pesan ojek online, tiba-tiba Hp saya dirampas. Seketika tak tarik jaketnya dan dia (pelaku) terjatuh," katanya kepada Potretkota.com, di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) Jl Gubeng Pojok, Genteng Surabaya, Selasa, (18/8/2020) sekitar pukul 23.00 Wib.

Baca Juga: Gagal Beraksi, Copet Pasar Tugu Pahlawan Lompat Sungai Tewas

Meski pelaku tertangkap, korban yang merasa kasihan meminta agar pelaku jambret tidak dihajar massa. "Jangan dipukul, kasihan...!!" teriak korban, pada massa yang mengeroyok pelaku.

Baca Juga: 7 Tahun Beroperasi, Begal Surabaya - Madura Tewas Ditembak Polisi

Salah satu saksi mata mengatakan, kaget ketika mendengar teriakan korban. "Saya kaget diwaktu korban teriak minta tolong. Pelaku langsung melemparkan hp korban, dan berusaha melarikan diri. Tapi beruntung sudah saya tangkap dan pada akhirnya massa berdatangan mengeroyoknya," akunya.

Sementara, pelaku yang babak belur mengaku dirinya bukan jambret, melainkan bekerja sebagai ojek. "Saya ojek pangkalan," dalihnya kepada massa yang melakukan pengeroyokan.

Baca Juga: Tukang Jambret Perhiasan Anak Kecil Ditangkap

Akibat perbuatannya, pelaku beserta barang bukti diamankan anggota Polrestabesabes Surabaya. (SA)

Berita Terbaru