Potretkota.com - Warga Jalan Melati, Kelurahan Kebonsari, Kota Pasuruan menagih usulan perbaikan selokan yang tak kunjung direalisasikan Pemkot Pasuruan. Usulan yang diajukan sejak lima tahun lalu, hingga kini masih belum jelas kapan akan terlaksana di kampung langganan banjir tersebut.
Ketua RT setempat, Abdul Rohman, menyatakan, usulan perbaikan selokan itu sudah berulang diajukan dalam musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan dan Kecamatan. Tapi pihaknya mengaku harus bersabar menunggu giliran untuk direalisasikan.
Baca Juga: Kader Partai Demokrat Sidoarjo Menyoal Kompensasi Pileg Jatim
“Kami sudah mengajukan usulan perbaikan selokan sejak lima tahun lalu, tapi tidak pernah terealisasi. Kami minta aspirasi ini segera ditindaklanjuti,” kata Abdul Rohman saat berdialog dengan Calon Wali Kota (Cawali) Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo, 1 Oktober lalu.
Baca Juga: Terdakwa Sebut Uang Jual Beli Jabatan Perangkat Desa untuk Kampanye Keluarga Bupati Kediri
Selain perbaikan saluran untuk mengantisipasi bencana banjir, Abdul Rohman juga menyampaikan belum teralisasinya usulan pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH). “Kami mengusulkan enam rumah warga dalam program RTLH, sampai sekarang juga belum terealisasi,” ujarnya.
Baca Juga: Rahmat Muhajirin Suami Mimik Idayana Laporkan Bupati Sidoarjo Subandi ke Bareskrim Polri
Menanggapi hal ini, Cawali Raharto Teno Prasetyo menyatakan bahwa aspirasi warga ini akan ditindaklanjuti dalam program pembangunan. Menurutnya, hal ini terhalang singkatnya waktu ketika ia diangkat menjadi Plt Walikota Pasuruan, pada Oktober 2018 lalu. “Ini yang menjadi salah satu kendala menuntaskan pembangunan tersebut,” dalihnya. (Mat)
Editor : Redaksi