Balita Dibunuh Ibu Kandung

avatar potretkota.com

Potretkota.com - Seorang balita tewas luka lebam karena dianiaya Ari Sulistyo tidak lain ibu kandungnya sendiri. Balita berinisial MTP (4) dianiaya lantaran kencing dicelananya sendiri.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Mirzal Maulana kepada awak media menjelaskan, adanya kekerasan fisik yang dialami korban karena masalah sepele."Karena korban buang air kecil di celananya, harus menerima kekerasan fisik dari tersangka, itu dilakukan sejak dua minggu lalu," ungkapnya, Rabu (10/11/2021).

Baca Juga: Meringkus Pelaku Penganiayaan Edelweis dan Pembunuhan Gempol

Mirzal mengungkapkan lebih lanjut, korban mengalami luka lebam disekujur tubuhnya, setelah dipukul menggunakan benda keras oleh tersangka."Sangat miris, mulai dari kaki, paha, badannya terdapat luka lebam, bahkan di pipi kanan dan kirinya juga bengkak hingga berdarah," paparnya.

Baca Juga: Jatanras Polda Jatim Tangkap Tersangka Mutilasi Ngawi

Korban yang sebelumnya tinggal bersama neneknya di rumah kos Jl Kenjeran (Donorejo DKA) "Korban baru satu bulan ini tinggal bersama tersangka, dan sejak dua Minggu lalu sudah mengalami kekerasan fisik," pungkas Mirzal.

Di sampaikan pihak salah satu petugas RSUD Dr Soetomo Surabaya, Korban tewas karena kehabisan oksigen setelah dibekap bantal oleh tersangka, selain itu, juga terdapat luka di leher yang diduga bekas cekikan."Dilehernya ada bekas luka, sepertinya dicekik," terangnya.

Baca Juga: Warga Lumajang Dibunuh Pacarnya Saat Check-in di Surabaya

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 80 ayat (3) UU RI No. 35 Tahun 2014 Atas Perubahan UU RI No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dan atau pasal 44 ayat (3) UU RI No. 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan atau pasal 351 ayat (3) KUHP dan diancam pidana 20 tahun penjara. (SA)

Berita Terbaru