Prodi Sejarah Unair Diskusi Berdirinya NU & Fatwa Jihat

avatar potretkota.com
diskusi sejarah beridirinya NU dan Fatwa Jihat.
diskusi sejarah beridirinya NU dan Fatwa Jihat.

Potretkota.com - Sambut Hari Santri Nasional, MWC Nahdlatul Ulama (NU) Gubeng dan Prodi Sejarah Universitas Airlangga (Unair) menggelar diskusi bertema ‘Sejarah Berdirinya Nahdlatul Ulama dan Fatwa Resolusi Jihad Sebagai Salah Satu Pilar Perjuangan Kemerdekaan Indonesia’, Minggu (6/9/2024) di Aula Soetandyo Wignjosoebroto, Kampus B Unair.

Acara ini dihadiri Narasumber Sejarawan NU Riadi Ngasiran dan Dosen Sejarah Unair Ikhsan Rosyid Mujahidul Anwari S.S., M.A.

Baca Juga: Robot Bawah Air Buka Peluang Ekonomi Maritim Indonesia

Sekretaris PCNU Surabaya Gus Miftah Jauhari menjelaskan, tujuan acara ini untuk mendorong terbentuknya satu rekomendasi kurikulum pendidikan yang menampilkan sejarah kemerdekaan Indonesia secara utuh tanpa tendensi kepentingan politik tertentu.

Baca Juga: LLDIKTI Wilayah VII Telaah Perkara Gelar Anggota DPRD Bojonegoro 

“Acara ini juga menerangkan fakta bahwa Berdirinya NU dan adanya Resolusi Jihad sebagai salah satu pilar perjuangan kemerdekaan Indonesia. Sebagai usaha mensosialisasikan fakta-fakta sejarah tanpa mengurangi peran serta kelompok masyarakat yang terlibat dalam proses perjuangan kemerdekaan Indonesia,” ungkap Gus Miftah.

Baca Juga: Sukur Priyanto DPRD Bojonegoro Klaim Gelar Akademik D3 ke S1 Tak Linier Cuma Setahun Tetap Sah

Sementara, Koordinator acara Ustadz Syarifudin menambahkan, Generasi Z, kaum milenial perlu tahu sejarah dan adanya Resolusi Jihad. “Bahwa kesadaran untuk berjuang dan berkontribusi kepada bangsa dan negara, haruslah menjadi satu kepekaan sosial yang dimiliki oleh generasi penerus saat ini. Sehingga kepentingan-kepentingan yang sifatnya pribadi bisa dilebur menjadi satu kepentingan untuk kemaslahatan orang banyak,” jelasnya. (YM)

Berita Terbaru