Ajarkan Peserta Didik Peduli Lingkungan

Bank Sampah Uwuh Buatan OSIS SMP Santo Yosef Tarakanita Surabaya

potretkota.com
OSIS SMP Santo Yosef Surabaya menimbang sampah

Potretkota.com - OSIS SMP Santo Yosef Surabaya Sekretaris Bidang 5 (Demokrasi HAM, Pendidikan Politik, Lingkungan Hidup, Kepekaan dan Toleransi dalam Konteks Masyarakat Plural) membuat program kerja Bank Sampah Uwuh untuk meningkatkan kepedulian Peserta Didik SMP Santo Yosef Tarakanita Surabaya terhadap lingkungan. 

Ningsih, guru pembina OSIS Santo Yosef Tarakanita Surabaya mengatakan, salah satu bentuk kepedulian tersebut adalah dengan mengolah sampah di sekitar lingkungan tempat tinggal. Kegiatan pengumpulan Bank Sampah Uwuh ini dilaksanakan setiap hari Jumat, di posko Bank Sampah Uwuh lantai 1. 

Baca juga: Gus Ofi Pasuruan Terima Aliran Dana Hibah PKBM Rp606 Juta

“Jenis yang disalurkan pada Bank Sampah Uwuh adalah sampah non-organik dan sampah kering. Seperti botol plastik, kardus bekas, wadah kosmetik, dan juga minyak jelantah. Dikarenakan sampah hanya dikumpulkan seminggu sekali, maka jenis sampah yang akan dikumpulkan tiap minggunya juga perlu dibagi,” kata Ningsih, Rabu, (11/09/2024). 

Baca juga: Ketika Jawaban Benar Jadi Salah, GMNI Soroti Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Pontianak

Ningsih menjelaskan, pengumpulan pada minggu pertama sampai minggu ketiga berjenis sampah kering seperti kardus dan botol, dan pada minggu keempat baru dikumpulkan limbah minyak jelantah dari tiap kelas. Untuk mempermudah pengumpulan sampah, maka dipilih dua peserta didik dari tiap kelas yang bertugas untuk membantu mengkoordinir sampah masing-masing kelas. 

Dengan gerakan pengumpulan sampah ini, peserta didik akan mendapatkan manfaat berupa materi serta efek jangka panjang. Peserta didik secara tidak langsung diajarkan untuk berani mengumpulkan sampah  dan menyerahkannya pada lembaga lingkungan yang memiliki fokus pada bidang pengelolaan sampah yang ramah lingkungan. 

Baca juga: Krisis Pendidikan dalam Perspektif Freire dan Ki Hadjar Dewantara

“Peserta didik juga diajarkan untuk bisa melakukan pengelolaan yang imbang terhadap uang hasil penimbangan sampah yang terkumpul. Program kerja Bank Sampah Uwuh ini merupakan implementasi dari nilai Keadilan, Perdamaian, Keutuhan Ciptaan (KPKC) Tarakanita yang dapat menjadi solusi agar peserta didik SMP Santo Yosef Surabaya memiliki kepedulian terhadap sampah di lingkungannya, sehingga dapat menguntungkan semua pihak,”  tandas Ningsih. (ASB)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru