Potretkota.com - Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur Dedi Irwansa, S.Pd mendorong agar 30 persen penerimaan pajak kendaraan bermotor yang masuk ke kas Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur jalan desa.
Pernyataan tersebut disampaikannya Dedi Irwansa usai menghadiri acara sosialisasi bertajuk Meneguhkan Semangat Silaturahmi untuk Memperkuat Keberagaman yang dihadiri perwakilan warga Porong, Tanggulangin, Candi, dan Jabon di Pinilih Kopi, Porong, Kabupaten Sidoarjo, Selasa (3/3/2026) malam.
Baca juga: Satpol PP Sidoarjo Sosialisasi Tata Tertib Bulan Suci Ramadan 1447 H
Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Surabaya (UNESA) ini mengaku, hingga saat ini masih banyak jalan desa di berbagai wilayah Jawa Timur yang mengalami kerusakan parah dan belum tersentuh perbaikan secara optimal.
Ia menilai, sebagai wakil rakyat, sudah menjadi tanggung jawabnya untuk memperjuangkan solusi konkret atas persoalan tersebut.
Baca juga: Hasanuddin Anggota DPRD Jatim Dituntut 2 Tahun 9 Bulan Penjara
“Selama ini kita melihat banyak jalan desa yang rusak, sementara kebutuhan anggaran untuk perbaikannya cukup besar. Karena itu, saya mengusulkan agar 30 persen dari pajak kendaraan bermotor yang dihimpun di Jawa Timur dapat digunakan untuk perawatan dan perbaikan jalan desa,” kata Dedi.
Dedi menjelaskan, alokasi dana desa yang saat ini diterima pemerintah desa dinilai semakin terbatas dan belum mencukupi untuk menutup kebutuhan perbaikan infrastruktur, khususnya jalan yang menjadi akses utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi maupun sosial.
Baca juga: 2.110 SPPG Tersebar di Jawa Timur, Menko Pangan: Separuh Memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi
Ketua Bapilu (Badan Pemenangan Pemilu) DPD Partai Demokrat Jawa Timur ini juta berharap, mulai tahun 2027, kebijakan pengalokasian 30 persen pajak kendaraan bermotor untuk infrastruktur jalan desa dapat diterapkan secara bertahap setelah melalui pembahasan bersama pihak-pihak terkait.
Untuk merealisasikan rencana tersebut, Dedi mengaku akan terus mengangkat dan menyisipkan pembahasan mengenai usulan itu dalam setiap laporan reses maupun dialog bersama masyarakat. Ia optimistis, dengan dukungan berbagai pihak, kebijakan tersebut dapat diwujudkan demi meningkatkan kualitas infrastruktur serta kesejahteraan masyarakat desa di Jawa Timur. (SR)
Editor : Redaksi