Potretkota,com - Pabrik Gula (PG) Candi Baru menargetkan produksi gula sebesar 35.000 ton pada musim giling tahun 2026. Target tersebut meningkat dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 30.000 ton.
Direktur PG Candi Baru, Arief Nur Susanto, mengatakan peningkatan target ini dilakukan sebagai upaya mendukung program swasembada gula nasional. Untuk mencapai target tersebut, pihaknya menyiapkan bahan baku tebu sekitar 4.800.000 kuintal yang berasal dari petani di berbagai daerah.
Baca juga: Hakim Tipikor Hukum Sri Setyo Pertiwi 4 Tahun Penjara
“Pasokan tebu tidak hanya dari Sidoarjo, tetapi juga dari Gresik, Pasuruan, Mojokerto, Malang, Probolinggo hingga Lumajang,” ujarnya, Minggu (5/4/2025).
Menjelang musim giling yang direncanakan dimulai sekitar Mei 2026, PG Candi Baru menggelar rangkaian kegiatan selamatan buka giling yang berlangsung pada 3–12 April. Kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk pesta rakyat dengan berbagai acara, seperti pagelaran wayang kulit, kesenian ludruk, hingga festival musik jazz “Sugar Jazzy”.
Menurut Arief, kegiatan ini merupakan tradisi tahunan yang bertujuan memohon kelancaran dan keselamatan selama proses produksi. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat sinergi antara perusahaan dengan para mitra, mulai dari petani, perbankan, dinas terkait hingga Forkopimka.
Baca juga: Indonesia Kerjakan Kapal Selam Scorpene
Dalam mendukung peningkatan produksi, PG Candi Baru juga memperkuat kemitraan dengan petani melalui penyediaan sarana produksi, termasuk bibit tebu varietas unggul yang disesuaikan dengan kondisi lahan masing-masing wilayah.
“Karakteristik tanah di setiap daerah berbeda, sehingga varietas tebu yang digunakan juga harus menyesuaikan potensi lahannya,” jelasnya.
Selain itu, perusahaan juga mengalokasikan investasi sekitar Rp16 miliar untuk peningkatan kesiapan pabrik dan sarana pendukung produksi. Perbaikan sistem irigasi dan pematusan lahan menjadi salah satu fokus utama, mengingat wilayah Sidoarjo merupakan daerah delta yang rentan terhadap genangan air.
Baca juga: Sri Setyo Pertiwi alias Ning Tiwik Dituntut Jaksa 6 Tahun Penjara
“Genangan air dapat menurunkan rendemen tebu, sehingga perbaikan sistem irigasi menjadi prioritas kami,” tegas Arief.
PG Candi Baru berharap kondisi iklim pada tahun ini mendukung, khususnya cuaca kering yang dapat meningkatkan kualitas dan rendemen tebu, sehingga target produksi yang ditetapkan dapat tercapai. (SR)
Editor : Redaksi