Lapas Porong Gagalkan Speaker Isi Sabu

avatar potretkota.com

Potretkota.com - Speaker aktif isi narkotika pesenan nara pidana (napi) Lapas Porong Blok C, yang hendak di selundupkan di Lapas Porong, digagalkan oleh petugas, Minggu (17/10/2021).

Pada wartawan, Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Krismono menyebutkan bahwa speaker aktif tersebut dikirimkan ke lapas melalui jasa ekspedisi. Paket itu ditujukan untuk nama yang tidak dikenal. Saat ditelusuri, tidak ada nama pegawai maupun warga binaan dengan nama tersebut. Namun, paket tersebut diterima oleh seorang warga binaan yang menjadi tahanan pendamping berinisial DD yaitu narapidana kasus pencurian.

Baca Juga: Bea Cukai Sita Selundupan Bernilai Rp4,06 Triliun

Mendengar hal itu langsung ditegur oleh Kasi Keamanan dan Ketertiban Nurcahyo Wicaksono. Pria yang akrab disapa Cahyo itu lalu menanyakan peruntukannya. DD menjawab bahwa paket tersebut untuk WBP berinisial RZ yang ditempatkan pada Blok C.

"Sesuai SOP yang berlaku, barang tersebut tidak diperbolehkan masuk, sehingga petugas melakukan penggeledahan barang tersebut," ujar Krismono.

Baca Juga: Bea Cukai Tanjung Perak Musnahkan 4 Ton Ballpress Pakaian Bekas asal China

Karena speaker tersebut adalah barang baru lengkap dengan kardus, petugas pun mengeluarkan satu per satu barang yang ada dalam paket tersebut. "Petugas mencurigai subwofer yang lebih berat dari biasanya," tambah Krismono.

Kemudian petugas membuka bagian subwofer menggunakan obeng. Sesaat setelah terbuka, terlihat ada empat bungkusan dengan bentuk berbeda. Keempat bungkusan itu dibungkus kertas putih dan lakban coklat. "Barang diduga narkotika itu ditempelkan di dinding dalam subwofer menggunakan perekat dua sisi," imbuh Kalapas Porong Gun Gun Gunawan.

Baca Juga: 643 Burung asal Sumatera Gagal Masuk Bakauheni

Setelah dibuka didapati bahwa satu paket panjang dengan 15 cm pipih diduga merupakan psikotropika jenis happy five. Satu paket terbesar berisi pil koplo. Dan dua paket lainnya masing-masing sekitar 10 cm persegi dan 5 cm persegi berisi serbuk putih diduga sabu-sabu. "Keempat paket tersebut langsung diserahkan kepada pihak kepolisian," terang Gun Gun, jumlah barang bukti belum ditimbang. (SA)

Berita Terbaru